EmitenNews.com - Dengan misi mendorong transformasi digital di Indonesia, perusahaan konektivitas infrastruktur digital PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge fokus menghadirkan solusi komprehensif bagi mitra bisnis, pelaku usaha UMKM, hingga layanan langsung kepada pengguna akhir. Sinergi dan keterpaduan layanan dalam ekosistem Surge mampu menunjukkan pertumbuhan positif secara konsisten.

Surge kembali mencatatkan pertumbuhan positif di tengah tantangan pandemi dengan mencatatkan laba bersih senilai Rp7,2 miliar sebagaimana tertuang dalam laporan keuangan konsolidasi perseroan per 30 September 2021. Laba ini meningkat sebesar 685% dibandingkan periode 31 Desember 2020. Selain itu, sisi pendapatan bersih Surge mencetak pertumbuhan hingga 517 persen menjadi Rp 292,8 miliar per 30 September 2021 dari yang sebelumnya Rp 47,5 miliar per akhir tahun 2020.


Surge juga mencatatkan kenaikan total aset sebesar 144 miliar yaitu menjadi Rp654,5 miliar per 30 September 2021, di mana sebelumnya aset perseroan tercatat di angka Rp 516,7 miliar pada akhir tahun 2020.

CEO Surge Hermansjah Haryono mengungkapkan "Sejak melantai di bursa akhir tahun lalu, sinergi dan keterpaduan layanan dalam ekosistem kami mampu menunjukkan pertumbuhan positif tidak hanya bagi perseroan, tetapi juga secara langsung memberikan nilai lebih bagi para mitra yang bekerjasama dengan Surge. Secara aktif, kami juga gencar berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung transformasi digital di Indonesia lewat sejumlah inovasi. Ke depan, perseroan akan berfokus pada pengembangan tiga layanan utama, yakni jaringan infrastruktur melalui konektivitas (connectivity), media dan hiburan (media & entertainment), serta pemenuhan kebutuhan harian masyarakat (daily needs). Ke semua upaya ini bermuara pada komitmen kami dalam membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui teknologi".


Dengan sejumlah proyek yang tengah berjalan, ke depan Surge akan memfokuskan diri untuk mendorong pengembangan di tiga layanan utama, yakni konektivitas, pemenuhan kebutuhan harian masyarakat serta media dan hiburan.

Pengembangan layanan konektivitas (connectivity) terus dilakukan Surge melalui anak usaha PT Integrasi Jaringan Ekosistem (Weave) yang tengah dalam tahap penyelesaian pembangunan jaringan serat optik berkapasitas besar di sepanjang rel kereta api di Pulau Jawa. Hingga kini, progres pembangunan sudah selesai mencakup ruas Manggarai - Bogor, Manggarai - Cikarang, DKI Jakarta; dan Cikarang - Bandung. Keseluruhan penyelesaian penggelaran sepanjang pulau Jawa ditargetkan selesai pada kuartal 1 tahun 2022.

Akselerasi penyelesaian pembangunan jaringan serat optik ini menggandeng perusahaan infrastruktur telekomunikasi PT Prasetia Dwidharma dan perusahaan infrastruktur perkeretaapian PT Sarida Utama dengan dukungan fasilitas pembiayaan dari Bank Negara Indonesia (BNI). Selain itu, untuk memastikan percepatan penggelaran serat optik di sepanjang rel kereta api di berbagai lokasi seperti Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur serta keunggulan operasional untuk memberikan tingkat pelayanan yang kuat dan berkualitas tinggi kepada mitra, Weave baru-baru ini telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama dengan perusahaan infrastruktur global asal Jepang Mitsui & Co., Ltd.


Di saat bersamaan, Weave telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan perusahaan Information and Communications Technology (ICT) total solutions Lintasarta dan juga perusahaan telekomunikasi Trans Hybrid Communication (THC) dalam pemanfaatan infrastruktur serat optik tersebut untuk pemanfaatan jaringan serat optik (dark fiber), tiang serta infrastruktur pendukung milik Weave, yang dibangun di sepanjang rel kereta api milik PT KAI (Persero) di seluruh pulau Jawa pada September lalu.

Direktur Pengembangan Bisnis Surge, Martha Rebecca mengungkapkan "Secara bertahap, kami terus memperkuat jaringan infrastruktur Surge untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas. Perseroan menargetkan keseluruhan jaringan fiber optik telah dapat dioperasikan secara menyeluruh pada kuartal pertama tahun 2022. Dalam proses yang terus dijalankan, perseroan juga gencar mengkomersialisasikan keseluruhan layanan konektivitas dengan pemanfaatan jaringan fiber optik tersebut baik kepada mitra bisnis, pelaku usaha UMKM, hingga pemanfaatan pelayanan langsung kepada pengguna akhir".

Perseroan akan menghadirkan aplikasi terintegrasi untuk pemenuhan kebutuhan harian masyarakat. Keberagaman jaringan ekosistem yang dimiliki Surge diintegrasikan ke dalam sebuah aplikasi yang menghadirkan solusi untuk pemenuhan kebutuhan harian masyarakat, mulai dari jaringan internet, konsumsi komoditi harian, hingga media dan hiburan. Dengan berbagai layanan yang dihadirkan dalam aplikasi tersebut, Surge menargetkan potensi sebesar 140 juta pengguna aplikasi.