EmitenNews.com - Personel TNI AD kini bisa memiliki rumah melalui fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) milik PT Bank Tabungan Negara (BBTN) hanya dengan sentuhan jari. Kemudahan itu, ditawarkan Bank BTN melalui aplikasi e-Tabungan Perumahan Personel TNI AD (eTPPAD). 


Kemudahan itu, menjadi salah satu fasilitas ditawarkan perseroan sejalan komitmen mendukung pemenuhan kebutuhan rumah bagi para prajurit negara. ”Melalui eTPPAD, anggota TNI AD tidak hanya dapat memiliki rumah dengan mudah, tapi juga mendapat layanan keuangan lengkap mengutamakan transparansi,” tutur Wakil Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu, di Jakarta, Minggu (21/11). 


Ada berbagai fitur bisa dinikmati para prajurit TNI AD melalui aplikasi anyar ini. Di antaranya, fitur eKPR memudahkan setiap prajurit TNI AD dalam pengajuan KPR TNI. Mulai mencari properti, simulasi kredit, hingga pengajuan kredit secara online. Fitur terhubung dengan aplikasi btnproperti.co.id itu, tidak hanya memberi informasi perumahan lengkap seluruh Indonesia, tapi juga menawarkan proses lebih cepat. 


eTPPAD juga memiliki fitur eTPP akan memudahkan setiap prajurit TNI AD melihat iuran wajib Tabungan Wajib Perumahan Angkatan Darat (TWP AD). Para militer atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI AD dapat memonitor tabungan secara online, dan realtime lewat fitur eTPP. Fitur produk dan lokasi pada eTPPAD juga membuat para prajurit TNI AD dapat mengeksplor berbagai produk-produk Bank BTN, dan jaringan kantor terdekat. ”Melalui aplikasi itu, kami pastikan pengelolaan tabungan perumahan personal TNI AD akan menjadi lebih termonitor, dan transparan,” imbuh Nixon.


Sejalan komitmen itu, Bank BTN siap membiayai hingga 10 ribu unit rumah prajurit setiap tahun. Dua skema disiapkan untuk mencapai target tersebut. Pertama, Bank BTN menawarkan program KPR TWP AD dengan angsuran lebih murah berdurasi panjang, dan suku bunga rendah. KPR TWP AD memberi suku bunga 5,25 persen, durasi hingga 30 tahun, dan uang muka mulai 0 persen. Untuk itu, Bank BTN mengalokasikan realisasi penyaluran berkisar 1.500-3.000 unit per tahun.


Kedua, KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan suku bunga 5 persen, uang muka 1 persen, dan bantuan uang muka Rp4 juta. Untuk skema KPR itu, BTN mengalokasikan realisasi penyaluran berkisar 7.000-8.500 unit per tahun. ”Dengan pengalaman kami selama 45 tahun memenuhi kebutuhan rumah melalui KPR BTN, kami mampu mengoptimalkan kepercayaan besar TNI AD kepada Bank BTN," tutup Nixon. (*)