40 Persen dari Laba, Bank Maybank Indonesia (BNII) Tebar Dividen Rp588,43 Miliar
:
0
EmitenNews.com—Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) menyetujui pembagian dividen tunai senilai Rp 588,43 miliar atau setara 40% dari laba bersih 2022 yang sebesar Rp 1,47 triliun.
Jika dirinci, RUPST Maybank Indonesia menyepakati peruntukkan laba bersih untuk dua hal. Pertama, 40% laba bersih atau Rp 588,43 miliar dibagikan sebagai dividen tunai kepada pemegang saham. Dividen ini setara Rp 7,72061 per saham. Kedua, sisa laba sebesar 60% atau senilai Rp 882,64 miliar ditetapkan sebagai laba ditahan.
Seiring persetujuan pembagian dividen, RUPST Maybank Indonesia menyetujui Laporan Keuangan Konsolidasi yang telah diaudit untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2022. Kemudian, rapat juga menyetujui pengangkatan kembali sejumlah pengurus perusahaan.
Di antaranya Edwin Gerungan sebagai Komisaris dan Hendar sebagai Komisaris Independen Maybank Indonesia. Lalu, pengangkatan kembali Effendi, Steffano Ridwan, dan Ricky Antariksa sebagai Direktur Maybank Indonesia. Serta, pengangkatan kembali Muhammad Anwar Ibrahim sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah dan Mohammad Bagus Teguh Perwira sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah.
"Kami mengucapkan selamat atas pengangkatan kembali Komisaris, Komisaris Independen, anggota Direksi Maybank Indonesia, dan Ketua serta anggota Dewan Pengawas Syariah. Pengangkatan ini akan semakin memperkuat sinergi dan kesinambungan bisnis bank ke depan, khususnya dalam penerapan strategi M25+," ungkap Presiden Direktur Maybank Indonesia, Taswin Zakaria dalam keterangannya, Jumat (31/3/2023).
Related News
Harga Penawaran Umum RANS Dipatok Rp170, COO Danantara Punya Segini
BTPN Lebur Oto Multiartha Jadi Satu dengan SOF, Begini Nasib Karyawan
PBSA Tebar Dividen Rp179 Miliar Setara Rp60/Saham, Yield 7,69 Persen
Dividen Jumbo Mitratel (MTEL) Rp2,07 Triliun, Cek Tanggalnya!
Baru Masuk Langsung Keluar, 84 Juta Saham EPAC Kembali Dilego Triple B
JAST Perluas Bisnis Managed Service, Garap Sektor Keuangan





