EmitenNews.com - Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) menyelenggarakan Sharia Insurance Convention and Awards (SICA) 2026. Mengusung tema Nusakarya Syariah Membangun Indonesia, acara berlangsung di Swissôtel Jakarta PIK Avenue. Kegiatan itu, menjadi forum pembelajaran sekaligus apresiasi bagi tenaga pemasar asuransi syariah.

Apresiasi bagi tenaga pemasar dengan menghadirkan 47 nominee dalam 16 kategori penghargaan dari sektor asuransi jiwa syariah, dan asuransi umum syariah. SICA 2026 diawali melalui sesi Convention menampilkan Aldi Taher dengan pembahasan mengenai personal branding, mentalitas pantang menyerah, dan karakter diri autentik.

Ustadz Hilman Fauzi menekankan pentingnya integritas, tanggung jawab, dan amanah dalam menjalankan profesi tenaga pemasar. Pada kesempatan itu, Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ogi Prastomiyono, turut menyoroti pentingnya transformasi peran tenaga pemasar dari sekadar penjual produk menjadi penasihat tepercaya (trusted advisor).

Mampu memberi edukasi, memahami kebutuhan nasabah, dan menjaga kepercayaan masyarakat. Pada malam penganugerahan penghargaan, Ketua Umum AASI, Fauzi Arfan, menyebut apresiasi kepada tenga pemasar itu, diharap dapat menjadi inspirasi bagi tenaga pemasar lainnya. “Prestasi kita apresiasi malam ini bukanlah akhir dari sebuah pencapaian, melainkan inspirasi untuk menyalakan semangat dan melahirkan lebih banyak prestasi di masa mendatang,” ujar Fauzi.

Sementara itu, Ketua Pelaksana SICA 2026, Yuda Wirawan, menyampaikan SICA tahun ini hadir dengan pendekatan berbeda melalui rangkaian kegiatan mengintegrasikan wawasan global, kepedulian sosial, pembelajaran, dan apresiasi. Rangkaian itu, diawali melalui Sharia Insurance International Forum (SIIF) pada 22 September 2026 dan Sharia Community Responsibility (SCR) bersama Pandawara Group pada 3 Oktober 2026, sebelum mencapai puncaknya melalui SICA 2026.

Melalui kegiatan tersebut, AASI berharap tenaga pemasar makin termotivasi untuk meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan kontribusinya dalam mendukung pertumbuhan industri asuransi syariah sehat, dan berkelanjutan. (*)