ABM Investama (ABMM) Gandeng Dua Investor Garap PLTS CBESS
:
0
Logo usaha ABMM.
EmitenNews.com - Anak usaha PT ABM Investama Tbk (ABMM), PT Cipta Kridatama, dan perusahaan pengembang energi surya SUN Energy berkolaborasi mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Containerized Battery Energy Storage System (CBESS) pertama di Indonesia.
PLTS CBESS adalah pembangkit listrik tenaga surya dengan sistem penyimpanan energi baterai microgrid dalam kontainer.
"PLTS ini bagian dari komitmen PT Cipta Kridatama dalam menerapkan praktik keberlanjutan di sektor industri. Implementasi sistem ini merupakan langkah nyata dalam mendukung inisiatif ESG (environmental, social and governance) ABM Grup," kata Presiden Direktur Cipta Kridatama Meidi Wibowo dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Senin.
Pembangkit listrik tersebut berlokasi di Jambi dengan kapasitas 643,8 kilowatt peak (kWp) dan dilengkapi dengan sistem penyimpanan baterai sebesar 1 megawatt hour (MWh) yang dikemas dalam kontainer berukuran 20 kaki.
Ia menuturkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mengadopsi solusi berkelanjutan dalam kegiatan usaha perseroan.
Implementasi PLTS CBESS tersebut pun menjadi langkah strategis Cipta Kridatama dalam mengurangi emisi karbon sebagai bagian dari komitmen penerapan ESG ABM Grup.
Meidi Wibowo menyatakan bahwa pemanfaatan energi terbarukan tersebut diperkirakan dapat menghasilkan lebih dari 849 ribu kiloWatt hour energi bersih setiap tahunnya dan mengurangi jejak karbon sebanyak 660 ton CO2, yang setara dengan menanam lebih dari 10.900 pohon.
"Dengan memanfaatkan energi terbarukan, kami turut berkontribusi dalam mewujudkan operasional pertambangan yang lebih hijau dan berkelanjutan," ujarnya.
Related News
Reshuffle! KKGI Rombak Direksi, Wimpi Salim Jadi Dirut Baru
Saldo Laba 2025 Menggunung, KKGI Kucurkan Dividen Tunai Rp20 per Saham
INET Akuisisi 60% Saham SGI, Bidik Pendapatan Berulang Jangka Panjang
Anak Usaha GEMS Tambah Lagi Capex, Ada Dana Segar dari BMRI
Bebas dari Suspensi: 2 Saham Lanjut Ngebut, 1 Ambruk 13 Hari Berturut!
Meski Diterpa UMA BEI, Saham Ini Justru Loncat 27 Persen di Pembukaan





