Akselerasi Streamlining, ADHI Ubah Dana Right Issue Rp2,65 Triliun
:
0
Suasana rapat umum pemegang saham Adhi Karya. Foto - Dok ADHI
EmitenNews.com - Adhi Karya (ADHI) akan mengubah arah penggunaan dana hasil right issue senilai Rp2,65 triliun. Dana itu bersumber dari penyertaan modal negara tahun anegaran 2022 senilai Rp1,97 triliun, dan hasil right issue Rp675,49 miliar.
Itu dilakukan untuk penguatan BUMN melalui percepatan program penataan (Streamlining) BUMN. ADHI akan melakukan streamlining secara bertahap, sejalan dengan arahan untuk memfokuskan kegiatan usaha pada bisnis inti (core business), sehingga tidak akan dilakukan penyetoran modal entitas investasi.
Nah, perubahan penggunaan dana dar semula dialokasikan untuk setoran modal pada entitas investasi menjadi modal kerja perseroan. Modal kerja untuk mendukung kebutuhan pendanaan proyek masih dalan proses penyelesaian ketersediaan dana diharapkan dapat menjaga pelaksanaan proyek sehingga mempercepat penyelesaian proyek, dan mendorong percepatan cash in.
Dana digunakan untuk mempercepat siklus konversi dana yang telah digunakan untuk kebutuhan proyek menjadi progres pekerjaan, terbitnya termin/tagihan, dan selanjutnya penerimaan cash in. So, makin cepat proyek mencapai progres dapat ditagihkan, makin cepat pula dana telah digunakan dapat dikonversikan kembali menjadi kas. Dana modal kerja berfungsi sebagai buffer likuiditas untuk menjembatani kebutuhan operasional proyek selama terdapat jeda antara waktu pengeluaran cash out dan realisasi cash in.
Rencana perubahan penggunaan dana itu, langkah strategis dalam menyesuaikan arah pengembangan usaha agar lebih adaptif terhadap kondisi pasar, dan mendukung pertumbuhan usaha berkelanjutan. Berdasar hal itu, ADHI berkeyakinan rencana perubahan penggunaan dana tidak berdampak negatif terhadap kondisi keuangan, justru diharap meningkatkan kinerja usaha, dan nilai tambah bagi pemegang saham.
Rincian lengkap rencana penggunaan baru dana hasil right issue sebagai berikut. Sebesar Rp1,68 triliun untuk setoran modal kepada Jasamarga Jogja Solo dalam membiayai pembangunan proyek Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo. Senilai Rp532,18 miliar kepada PT Jasamarga Jogja Bawen dalam membiayai pembangunan proyek Tol Yogyakarta Bawen.
Sebesar Rp54,32 untuk setoran modal kepada Jalintim Adhi Abipraya. Sejumlah Rp2,69 miliar setoran modal untuk investasi bidang pengolahan limbah dan jalan tol. Sisanya Rp378,69 untuk modal kerja, khususnya dalam mendukung penyelesaian proyek carry over dalam pembelian material dan bahan konstruksi, pembayaran tenaga kerja, subkontraktor, mobilisasi peralatan, dan kebutuhan pelaksanaan pekerjaan lainnya sampai proyek selesai, dan dapat ditagihkan.
Rencana pengubahan alokasi penggunaan dana hasil right issue tersebut akan dijalankan setelah mendapat restu investor dalam rapat umum pemegang saham luar biasa pada Jumat, 13 November 2026 pukul 14.00 WIB. Rapat akbar itu, akan berlangsung di ADHI Tower Jl MT Haryono Kavling 27, Cawang, Jakarta Timur. (*)
Related News
Berbasis Lifestyle, APLN Sodorkan The Club House Beragam Segmen
Bisnis Beragam, Pefindo Ganjar TBS Energi (TOBA) Peringkat idA
Bank Raya Menuju Bank Digital Tumbuh Tangguh Berkelanjutan
Dompet Tebal, bank bjb (BJBR) Siap Bayar Obligasi Rp74 Miliar
Sumber Sinergi Makmur (IOTF) Pede Pendapatan Tumbuh 16 Persen
Plaza Indonesia (PLIN) akan Bagikan Dividen Rp268,7M, Catat Jadwalnya





