Aksi Jual Belum Reda, IHSG Kembali Tersungkur
:
0
Petugas kebersihan menyisir teras depan area Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWAi
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 0,19 persen menjadi 6.865. Investor asing masih melanjutkan aksi jual. Kondisi itu, diperparah dengan koreksi harga komoditas.
Oleh sebab itu, aksi jual investor asing, dan koreksi harga mayoritas komoditas diprediksi akan menjadi sentimen negatif untuk indeks harga saham gabungan (IHSG). Dengan begitu, indeks diprediksi akan melanjutkan pelemahan.
Sepanjang perdagangan hari ini, indeks akan menjelajahi area support di kisaran 6.810-6.755, dan posisi resistance 6.920-6.975. Di sisi lain, bursa indeks Wall Street libur kemerdekaan. Berdasar data dan fakta itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menjagokan saham-saham berikut.
Antara lain Astra International (ASII), Bumi Resources Minerals (BRMS), Bank Syariah Indonesia alias BSI (BRIS), Vale Indonesia (INCO), Ciputra Development (CTRA), dan AKR Corporindo (AKRA). (*)
Related News
Teruskan Komitmen, Indomilk Bangun Kesadaran Gizi Sejak Dini
Guncang Jakarta! 45 Ribu Pelari Sukseskan BTN Jakim 2026
Likuiditas Global Tersedot IPO SpaceX dan World Cup, Apa Kabar IHSG?
Start Strong! BTN Jakim 2026 Hari Pertama Bikin Jakarta Full Energi
IHSG Menguat Pekan Depan? Cek Prediksi Area Support dan Resistance
Simak! Ini Cara CIMB Niaga Dukung Bulan Literasi Keuangan OJK 2026





