All-Time Low Baru di 5.185, Koreksi IHSG di Sepanjang Tahun Tembus 40%
:
0
Potret layar monitor menampilkan All-Time Low (ATL) IHSG di Level 5.185,11 pada Jumat (16/10/2026). Foto: EmitenNews/Rifki Al Wafi.
EmitenNews.com - Mengalahkan rekor sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak rekor All-Time Low (ATL) baru di level 5.185,11 pada penutupan perdagangan Jumat, 16 Oktober 2026.
IHSG anjlok 11,57% dalam sehari, memperdalam koreksi sepanjang tahun berjalan (year-to-date/YTD) hingga 40,04%.
Dalam rekor sebelumnya 8 Juni 2026, IHSG ditutup melemah ke level terdalam tahunan (YTD) di 5.342,14.
Level ATL baru IHSG di 5.185,11 pada 16 Oktober 2026, berbanding terbalik dengan capaian All-Time High (ATH) yang sempat diraih pada awal tahun yakni, 20 Januari 2026 di level 9.134,7.
Papan Akselerasi Jadi Satu-Satunya yang Tahan Banting
Berdasarkan data statistik Index Performance Bursa Efek Indonesia (BEI), koreksi mendera keseluruhan papan dan indeks yang ada di Bursa pada Jumat (16/10/2026).
Seperti halnya indeks liquid utama seperti LQ45 anjlok 13,82% ke 508,558 dengan koreksi YTD 39,93%, IDX30 turun 13,73% ke 283,657 (YTD -35,13%), dan IDX80 turun 13,59% ke 75,409 (YTD -43,11%).
Tekanan merata berlanjut di seluruh papan. IDX High Dividend 20 turun 13,33% ke 366,481 (YTD -28,12%), KOMPAS100 turun 13,57% (YTD -44,87%), Pefindo I-Grade ambles 14,43% (YTD -45,18%), hingga IDX ESG Leaders turun 13,88% dengan koreksi YTD terdalam 44,13%.
Di tengah kejatuhan masif, ada anomali menarik pada papan pencatatan BEI. Papan Akselerasi tampil sebagai yang paling resisten.
Meski pada hari itu, Papan Akselerasi turun 9,00% ke level 2.709,854, Main Board yang anjlok 12,64% ke 1.286,364, dan Development Board yang turun 8,34% ke 2.481,703.
Related News
IHSG -11,57%, Investor Asing Ramai Tarik Diri & Borong Saham–Saham RI
DPR Siap Panggil OJK, BEI, Kemenkeu, dan BI Soal Ancaman MSCI
Aljazair Prioritaskan BUMN Indonesia Garap Sektor Fosfat
Bahlil Bocorkan Pembentukan BUK Dalam RUU Migas Baru
13 Perusahaan dari 6 Sektor Berminat Buka Kawasan Berikat
5 Komoditas ini Siap Nikmati Tarif Preferensi I-EU CEPA





