Alokasi Dana Pembelian Saham Untuk Pemula
:
0
ilustrasi transaksi saham.DOK/EmitenNews
EmitenNews.com -Bagaimana mengalokasikan dana yang dimiliki untuk saham yang akan dibeli untuk seorang pemula?
1. Know your risk profile
2. Understand your financial
3. Diversify, don't all in
4. Stick to the plan
5. How if the plan doesn't work?
1. Know your risk profile
Kenali terlebih dahulu profil risiko yang dimiliki sebelum memutuskan untuk masuk dalam trading saham. Dalam trading saham, kita harus selalu menekankan bahwa "Dalam trading saham loss merupakan hal yang pasti, sedangkan profit merupakan risiko yang akan diperoleh oleh seorang trader". Apa maksudnya Loss merupakan sebuah hal yang pasti? Hal pertama yang harus ditanamkan di mindset kita sebelum trading saham adalah, jangan hanya mau tau untungnya saja, tapi juga harus tau apa risiko dan kerugian yang bisa ditimbulkan.
Secara tidak langsung, pertanyaan yang muncul dari statement diatas adalah "Sudah siapkah Anda kehilangan sebagian modal yang Anda gunakan untuk trading saham?" Jika jawabannya adalah Tidak Siap, maka trading saham bukan merupakan suatu hal yang cocok untuk Anda, maka silahkan mencari instrumen lain yang lebih rendah resikonya untuk Anda. Namun jika jawabannya adalah Sudah Siap, maka trading saham bisa saja cocok untuk Anda.
2. Understand your financial
Setelah mengetahui profil risiko yang dimiliki, terkait siap atau tidaknya kehilangan sebagian modal yang digunakan dalam trading saham, maka langkah berikutnya adalah memahami keuangan yang dimiliki.
INGAT! Trading saham selalu menggunakan "Uang Dingin", jangan menggunakan uang panas, uang dapur, atau uang sekolah anak.
Lalu muncul pertanyaan berapa idealnya uang yang digunakan dalam trading saham? Tidak ada jumlah yang benar benar ideal! Hal itu kembali lagi ke berapa "Uang Dingin" yang dapat kita alokasikan. Bagaimana kalau punya uang Rp 50 juta yang siap untuk di tradingkan? Langsung gunakan semuanya?
Jawabannya adalah tidak. Mulai lah dengan mengelola dari porsi yang lebih kecil, yaitu dari Rp 5 juta, jika sudah terbiasa, tingkatkan ke Rp 10 juta, jika sudah terbiasa, tingkatkan lagi ke Rp 20 juta, begitu seterusnya. Kalau Rp 5 juta masih terlalu besar? Silahkan turunkan lagi sesuai dengan selera masing-masing. Hal ini perlu sangat diperhatikan jika kita masih merupakan pemula, maka jumlah uang yang pertama kali digunakan harus disesuaikan dengan kesiapan mental kita.
3. Diversify, don't all in
Penting untuk kita melakukan diversifikasi terhadap saham yang akan dibeli, hal ini bertujuan untuk membagi dan mengurangi risiko yang ada. Menggunakan uang sebesar Rp 20 juta untuk membeli 1 jenis saham dibandingkan dengan menggunakan uang sebesar Rp 20 juta untuk membeli 4 jenis saham, mana yang lebih bagus?
Menggunakan uang sebesar Rp 20 juta untuk membeli 1 saham
Estimasi profit dari trading adalah 5%, maka profit yang akan diperoleh dari menggunakan uang sebesar Rp 20 juta untuk membeli 1 saham apabila untung adalah sebesar Rp 1 juta. Namun apabila loss (dengan estimasi loss 5% juga), modal juga akan berkurang sebesar Rp 1 juta.
Related News
Jelang Evaluasi MSCI: Antara Lega dan Waspada di Pasar Modal
Saham Bank Turun Terus, Ini Bukan Soal Dividen, Ini Soal Kepercayaan
Akar Masalah Joki Coretax
Sanksi Massal BEI: Penegakan Disiplin atau Compliance Semu?
Risiko PNM di bawah Kemenkeu
Kebijakan Bertubi-tubi Uji Kepercayaan Investor Pasar Modal RI





