EmitenNews.com - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mengingatkan jajaran Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR Kemenkeu) untuk mengamankan pembiayaan di tengah tantangan perekonomian global tahun 2023.
“Mengamankan pembiayaan, lakukan. Challenging, pasti menantang sekali tahun 2023. Tapi kita punya strong foot. Kita mulai dengan kaki yang cukup kuat,” ungkap Wamenkeu di acara Wamen Talks 2023 “Solid Hadapi Tantangan 2023” yang diselenggarakan DJPPR di Jakarta, Rabu (11/01).
Lebih lanjut ia menyampaikan yang dimaksud dengan kaki yang kuat itu yakni kesuksesan Indonesia dalam menangani pandemi dan memulihkan ekonomi. Indonesia diakui sukses oleh berbagai pihak dalam menyeimbangkan pemulihan ekonomi dan kesehatan akibat pandemi Covid-19.
Dalam hal ini Wamenkeu mengatakan, Pemerintah menciptakan kebijakan yang bukan dalam konteks tidak boleh ada kasus covid sama sekali, tapi juga bukan dalam konteks tidak boleh ada kegiatan ekonomi sama sekali.
“Jadi kita bisa mendapatkan imbangan yang menurut berbagai macam pihak cukup pas. Karena itu ekonomi kita bisa tumbuh, Covid-19 kita bisa kondisi kesehatan pandemi bisa terkendali, dan kita punya APBN yang baik. Strong foot, anda meski pakai” tandas Wamenkeu.
Selain itu, Wamenkeu juga berharap agar pembiayaan anggaran di tahun 2023 lebih efisien untuk mengantisipasi kebutuhan pembiayaan ke depan. Hal ini mengingat segala bentuk pembiayaan pasti akan ada biaya yang menyertainya.
“Kita melakukan pembiayaan bukan hanya sekedar memenuhi target pembiayaan, tapi ultimately adalah efisiensi pembiayaan,” pungkas Wamenkeu.(fj)
Related News
Akui Ada Kelemahan Coretax, DJP Tetap Imbau Jangan Pakai Joki Pajak
Antisipasi Godzilla El Nino, Ini Langkah Penting Pemprov Jateng-Jatim
Kantongi Restu Presiden, Purbaya Bakal Jadikan PNM Bank UMKM
Durian Runtuh Eksportir, DPR Dukung Pemerintah Terapkan Windfall Tax
Terimbas Ancaman Trump, Rupiah Pagi Ini Melemah 51 Poin Terhadap Dolar
Purbaya Sebut Dua Hambatan Yang Pengaruhi Iklim Investasi





