EmitenNews.com - Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas, M Nafan Aji Gusta mewanti-wanti adanya potensi aksi profit taking. Hal itu dikarenakan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus mengalami penguatan volume.

Sebelumnya, pada perdagangan Kamis (20/8), IHSG ditutup menguat 1,68 persen ke level 6.501,58 atau naik +107,46 poin.

Nafan juga menyampaikan, secara teknikal pergerakan IHSG berhasil kembali membentuk formasi high terbaru apalagi mulai mendekati target dari “wave (v) / C”.

“Berdasarkan indikator, MA20&60 telah menunjukkan positive crossover, sementara Stochastics K_D dan RSI menunjukkan sinyal positif,” ujar Nafan dalam risetnya, Jumat (21/8).

Adapun untuk perdagangan hari ini, Nafan memperkirakan sentimen IHSG cenderung mixed dengan positive bias, kendati terjadi net foreign buy mencapai Rp733,69 miliar.

Beberapa sektor, seperti energi dan komoditas juga diperkirakan menjadi penopang, apabila harga komoditas tetap tinggi.

“Sementara itu, saham-saham yang telah mengalami kenaikan cepat perlu diwaspadai mengalami aksi profit taking,” tambahnya.

Pada perdagangan hari ini, indeks diproyeksikan bergerak dengan area support  di 6.406 dan 6.353, dengan area resistance  di 6.554 dan 6.616.

Sementara itu, Head of Research MNC Sekuritas, dalam risetnya mengatakan bahwa terdapat dua skenario yang diproyeksikan. Pertama, dari skenario best case, posisi IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [iv], hal tersebut berarti IHSG berpeluang menguat dengan target  berikutnya di 6,544.

Lalu, worst case, IHSG sudah menyelesaikan wave (a) pada pola diagonal dan rawan terkoreksi ke rentang 6,056-6,230 untuk membentuk wave (b).