Analis Market (08/02) : IHSG Kemungkinan Menuju Resistensi Terdekat, Cermati Saham Pilihan Binaartha Sekuritas
EmitenNews.com - Pada perdagangan 5 Februari kemarin IHSG berhasil ditutup 0,73% di level 6151.73. Riset harian Binaartha Sekuritas menggambarkan peningkatan peningkatan potensi pada perdagangan hari ini. Berdasarkan rasio fibonacci, adapun support atau resistance berada pada 6102.22 hingga 6256.03, kata M. Nafan Aji Gusta Utama, Analis Binaartha Sekuritas. Berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola dead cross di area positif. Meskipun demikian, Stochastic dan RSI mulai menunjukkan sinyal positif. Di sisi lain, masih terlihat pola upward bar yang mengindikasikan masih adanya potensi peningkatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga kemungkinan berpeluang menuju ke resistance terdekat. Rekomendasi rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut. INTP, Daily (13850) (RoE: 6.58%; PER: 34.42x; EPS: 402.43; PBV: 2.25x; Beta: 1.41): * Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami doji star candlestick pola yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 13600 - 13850, dengan target harga secara bertahap di level 14875, 17250 dan 19625. Support: 13075. ISAT, Daily (1140) (RoE: -4.63%; PER: -48.25x; EPS: -112.96; PBV: 2.25x; Beta: 2.54):* Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 5350 – 5450, dengan target harga secara bertahap di level 5650, 6125 dan 6700. Support: 5350 & 5000. JPFA, Daily (5775) (RoE: 3.00%; PER: 47.60x; EPS: 29.31; PBV: 1.43x; Beta: 1.69):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1370 – 1400, dengan target harga secara bertahap di level 1420, 1460, 1630, 1800 dan 1970. Support: 1370 & 1290. LSIP, Daily (1320) (RoE: 4.23%; PER: 24.30x; EPS: 54.32; PBV: 1.03x; Beta: 1.14):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada level 1280 – 1320, dengan target harga secara bertahap di 1350, 1480, 1610 dan 1740. Support: 1280 & 1220. PGAS, Daily (1475) (RoE: 2.18%; PER: 33.70x; EPS: 43.77; PBV: 0.74x; Beta: 2.51):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1450 – 1475, dengan target harga secara bertahap di level 1510, 1585, 1895, 2210 dan 2520. Support: 1420 & 1270. UNTR, Daily (23100) (RoE: 10.89%; PER: 12.01x; EPS: 1923.71; PBV: 1.32x; Beta: 0.84): * Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang menunjukkan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 22000 - 23100, dengan target harga secara bertahap di 24100, 25175, 27725, 30250 dan 34500. Support: 22000, 21300 & 20100.
Related News
Apa Penyebab Utama Penurunan Laba Bersih Bank BRI Tahun 2025?
Laba BBNI 2025 Turun Saat Kredit Melesat Naik, Apa yang Terjadi?
Manuver Triliunan BNBR Caplok Tol, Peluang atau Jebakan Dilusi?
Efek Domino Selat Hormuz ke Sektor Energi dan Arus Logistik Asia
Efek Domino Laba UNTR 2025, Arah Bisnis dan Imbasnya ke Grup Astra
Di Balik Laba Astra 2025 Ada Manuver Utang, Dividen dan Ancaman EV





