Analis Market (12/01/2021) : Secara Teknikal IHSG Diperkirakan Bergerak Menguat Dengan Potensi Profit Taking Pada Kisaran 6275 – 6414
EmitenNews.com- Riset harian Sucor sekuritas Indra Tedja Kusuma menyebutkan, kemarin (11/1) Dow -89 poin (-0.29%), Nasdaq -165 poin (-1.25%), S&P500 -25 poin (-0.66%). Bursa AS melemah seiring dengan investor mulai mengevaluasi kembali valuasi saham dan prospek stimulus COVID-19 di tengah gejolak politik yang sedang berlangsung. Kemarin (11/1) IHSG ditutup +125 poin (+2.00%) ke posisi 6382. Data Perdagangan mencatat investor asing net buy Rp2.28 Trilyun di pasar regular. Hari ini secara teknikal analis Sucor sekuritas, perkirakan IHSG bergerak berfluktuasi menguat dengan potensi profit taking pada kisaran 6275 – 6414 dengan pertimbangan : 2 dari 4 indikator tenikal bergerak naik, indkator MACD (GX), Stochastic Oscillator (naik/95), muncul candle 3 White Soldiers & White Morubozu, ST Mov Avg (Bullish / Bullish) dan Penguatan indek kemarin di ikuti dengan peningkatan volume. Kemarin indek bursa Eropa STOXX 600 di tutup melemah 0,7%, di pimpin oleh saham sektor tambang, pariwisata di tengah – tengah penguatan USD, peningkatan jumlah kasus baru COVID-19 di Eropa dan Cina daratan sehingga memicu kekhawatiran mengganggu proses pemulihan ekonomi. Kemarin indek bursa Wall Street di tutup melemah hingga 1,25%, di pimpin oleh saham sektor barang kebutuhan sekunder, jasa komunikasi di tengah – tengah kemungkinan penundaan pengesahan stimulus pada pekan ini saat parlemen Partai Demokrat ingin memecat Presiden Trump dan menjelang musim laporan keuangan. Dari dalam negeri, BPOM menyetujui penggunaan darurat vaksin Covid-19 Sinovac dengan efikasi 65.3%. Efikasi vaksin adalah persentase penurunan insiden penyakit pada kelompok yang divaksinasi dibandingkan dengan kelompok yang tidak divaksinasi dalam kondisi optimal. Efikasi vaksin 65.3% artinya vaksin sangat mungkin melindungi 65.3 persen kelompok yang menerimanya, tetapi sangat mungkin tidak memberikan perlindungan kepada 34.7 persen lainnya.
Related News
Borok Setelah Satu Persen Dibuka Part 3
Borok Setelah Satu Persen Dibuka Part 2
Borok Setelah Satu Persen Dibuka Part 1
Beda Cara 3 Bank Himbara Bertahan di Tahun 2025, Jagoanmu yang Mana?
Katalisator Bank Mandiri Cetak Laba Rekor di Tahun 2025
Apa Penyebab Utama Penurunan Laba Bersih Bank BRI Tahun 2025?





