Analis Market (29/01/2021) : Akhir Pekan IHSG Berpotensi Lanjutkan Pelemahan Terbatas Pada Support Resistance 5929-6000
:
0
IHSG (-2.12%) ditutup melemah signifikan 129.78 poin kelevel 5979.39 dengan saham-saham disektor pertambangan (-4.34%), Infrastruktur (-3.94%), Basic Industri (-3.29%) dan Property (-3.09%) melemah menjadi penekan IHSG hingga akhir sesi perdagangan. Tingginya kasus infeksi covid-19 di Indonesia yang terus meningkat, Adanya rebalancing portofolio dimasa penyesuaian bobot Beberapa Indeks klasifikasi baru. hingga terbawa arus psimistis indeks saham global menjadi faktor-faktor utama. Investor asing tercatat net buy sebesar 52.49 miliar rupiah hal tersebut memperlihatkan investor domestik yang lebih banyak melakukan aksi jual.
Bursa Eropa membuka perdagangan dengan melemah. Indeks Eurostoxx (-1.42%), FTSE (-1.58%) dan DAX (-1.91%) yang turun lebih dari sepersen. Investor mempertimbangkan adanya perselisihan yang sedang berlangsung antara AstraZeneca PLc dan Uni Eropa mengenai pasokan vaksin untuk Eropa. Selanjutnya Investor mengimplikasi data klaim pengangguran dan PDB kuartal ke-4 2020 AS. Dari dalam negeri Investor terlihat masih cenderung berhati-hati dipenghujung perdagangan bulan Januari 2021.
Secara teknikal IHSG mengagalkan rebound dilevel support MA50 diperdagangan sebelumnya. Kali ini level MA50 dikisaran level 6000 yang juga psikologis break out sehingga support selanjutnya adalah ideal target wave 4 dengan rasio fibonacci 38.2% dikisaran 5830. Indikator stochastic oversold dan MACD masuk pada area undervalue sehingga memberikan signal potensi pelemahan yang terbatas. Support resistance IHSG akan berada pada level 5929-6000. Saham-saham yang sudah dapat dicermati secara teknikal diantaranya; ACES, ACST, BBCA, BBNI, BBTN, CTRA, IMAS, INDY, LPPF, UNTR.
Related News
Cuan Melimpah dari Lahan Industri & BBM, Mana yang Bikin AKRA Kaya?
Sukses di Singapura, Kopi & Donat Laris Manis, Omzet FORE Rp1,59 T
Saham Pengendali Digadai ke Bank, Laba Emiten Haji Isam Meroket 33%
Nihil Utang Bank, Laba UNVR Naik 25% Meski Ditagih Pajak Triliunan
Untung Miliaran dari Sewa Sekolah, Ini Rahasia Diet Biaya Ekstrem MSIE
Penjualan AXIO Tembus Rp1,36 Triliun, 66 Persennya Cuma dari 2 Klien





