EmitenNews.com- Hari ini adalah perdagangan terakhir di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2020, pada rencananya perdagangan akan di tutup oleh Presiden RI Joko Widodo. Riset Harian Sucor Sekuritas, Indra Tedja Kusuma menyebutkan, pada perdagangan hari teakhir ini, IHSG di prediksi akan bergerak mixed pada kisaran 5977 - 6092 dengan pertimbangan : 3 dari 4 indikator teknikal bergerak turun Kemarin IHSG bergerak berfluktuasi (sempat plus 50 poin pada awal sesi 1 ; minus 67 poin) dan di tutup minus 57 poin atau 0,94% pada 6036, di pimpin oleh saham semua sektor terutama industri dasar, tambang, perkebunan, keuangan, perdagangan, manufaktur di tengah-tengah penguatan indek bursa global, program vaksinasi COVID-19 di dunia, penguatan IDR/USD (14130) dan kekhawatiran PSBB lebih ketat di ibukota pada awal Januari 2021. Hari ini secara teknikal kami perkirakan IHSG bergerak mixed pada kisaran 5977 - 6092 dengan pertimbangan : 3 dari 4 indikator teknikal bergerak turun, indikator Klinger Oscillator (GX), ST Mov Avg (Consol / Bullish) dan Pelemahan indek kemarin di ikuti dengan penurunan volume. Kemarin indek bursa Eropa STOXX 600 di tutup menguat 0,8% dan capai level tertingg dalam 10 bulan, di pimpin oleh saham sektor pariwisata di tengah – tengah kesepakatan Brexit, harapan paket stimulus yang lebih besar di AS dan program vaksinasi COVID-19. Kemarin indek bursa Wall Street di buka menguat namun di tutup melemah kurang dari 0,5%, di pimpin oleh saham Apple, Home Depot di tengah – tengah kekhawatiran proses pembukaan kembali aktivitas ekonomi dan ketidakpastian tambahan cek bantuan pandemi dari USD600 menjadi USD2000. Pagi ini indek bursa Asia di buka melemah saat pelaku pasar melakukan aksi profit taking di tengah-tengah ketidakpastian tambahan cek bantuan pandemi di AS.