Anderson Bay Tender Wajib Saham CNKO Rp8 per Lembar, Ini Jadwalnya
:
0
Logo usaha CNKO.
EmitenNews.com - PT Exploitasi Energi Tbk (CNKO) menyampaikan bahwa Anderson Bay Pte, Ltd. perusahaan asal Singapura, akan melakukan penawaran tender wajib atas sebanyak-banyaknya 8.060.361.206 saham atau sebanyak-banyaknya 90% dari jumlah saham yang ditempatkan dan disetor PT Exploitasi Energi Tbk (CNKO) dengan harga Rp8 per saham.
Wim Andrian Corporate Secretary CNKO dalam keterangannya Jumat (14/2) mengungkapkan bahwa Anderson Bay sebagai pengendali baru memiliki ketersediaan dana yang cukup dan sanggup untuk melakukan penyelesaian dan pembayaran penuh dalam Penawaran Tender Wajib ini.
Anderson Bay pada 5 Desember 2024 lalu telah membeli 896.000.000 saham dalam PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk yang mewakili 10% dari modal disetor dan ditempatkan.
Sinarmas Sekuritas menjadi perusahaan efek yang ditunjuk untuk melaksanakan tender wajib ini. Periode penawaran tender wajib 17 Februari-18 Maret 2025 dan tanggal pembayaran 26 Maret 2025.
Seperti diketahui pada 4 Desember 2024, Anderson Bay Pte. Ltd. telah menyelesaikan telah menyelesaikan pengambilalihan 896.000.000 saham dalam PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk. (CNKO), yang mewakili sekitar 10% dari total modal yang disetor dan ditempatkan dalam CNKO di harga Rp7 per lembar saham senilai Rp6.272.000.000.
"Pengambilalihan ini dilakukan dari pemegang saham CNKO melalui transaksi di Bursa Efek Indonesia dilakukan dengan tujuan untuk Investasi.
Sebagai informasi, ANDERSON BAY Pte. Ltd beralamat di 7 Temasek Boulevard #12-07 Suntec Tower One Singapura 038987 dengan kegiatan usaha Jasa Konsultasi Manajemen dan Aktivitas Perusahaan Holding.
Sementara itu Susunan pengurus ANDERSON BAY Pte. Ltd :
Direktur : Cho Wai Cheng
Direktur : Robin Wirawan
Related News
Laba Bersih CBDK Semester I 2026 Lompati Full Year 2025
Penjualan Emiten Anthoni Salim Naik, Laba Bersihnya Turun Jadi Rp4,72T
MTEL Catat Pendapatan Rp4,69 Triliun, Transformasi Searah Danantara
Danamon (BDMN) Bukukan Laba Bersih Rp2,4 Triliun, Tumbuh 33 Persen
Partisipasi Minim, Iforte Perpanjang Masa VTO IBST hingga 3 September
Direktur Wira Global Solusi (WGSH) Ini Undur Diri, Efektif 31 Juli





