APBN 2027 Target Pertumbuhan 6%, Asumsi Rupiah Rp17.500/USD
:
0
Presiden di depan Rapat Paripurna DPR RI untuk menyampaikan Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya di Gedung MPR/DPR Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).(Foto: Tangkapan layar TV)
EmitenNews.com - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan APBN 2027 akan tetap ekspansif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi. Belanja negara direncanakan mencapai Rp4.092,2 triliun, naik dari APBN tahun sebelumnya sebesar Rp3.842 triliun.
Hal itu disampaikan Presiden di depan Rapat Paripurna DPR RI untuk menyampaikan Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya di Gedung MPR/DPR Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).
Pembiayaan negara untuk APBN 2027 direncanakan sebesar Rp671,2 triliun (2,40% PDB), turun dari sebelumnya Rp689,1 triliun (2,68% PDB).
APBN tersebut disusun dengan asumsi pertumbuhan ekonomi 6%, naik dari APBN tahun ini 5,4%, inflasi tahunan dan SBN 10 tahun masih sama, yakni masing-masing 2,5% dan 6,9%. Sedangkan nilai tukar rupiah diasumsikan sebesar Rp17.500 per dolar AS, naik dari tahun sebelumnya Rp16.500/USD, dan asumsi harga minyak 75 dolar AS per barel.(*)
Related News
Emas Global dan Antam Tertekan Penguatan Dolar AS
Badai Yield AS Seret Bursa Asia, Pasar RI Pasang Kuda-kuda
Etihad Airways Terseret Skandal Rp34 Triliun Manchester City
Emas dan Perak Anjlok, Yield Ancam Pasar Komoditas
Kenaikan Minyak dan Inflasi Tokyo Gembosi Nikkei, Pasar Asia Waspada
Potensi Pasarnya USD118 Miliar, RI Genjot Rantai Pasok Hulu Bambu





