Asing Net Sell Rp222 Miliar, IHSG Ambruk 3,05 Persen ke 7.137
Indeks komposit atau IHSG.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia ditutup melemah tajam pada akhir perdagangan Jumat (13/3/2026). Indeks terkoreksi 224,90 poin atau 3,05 persen ke level 7.137,21 di tengah tekanan jual yang mendominasi hampir seluruh sektor.
Pergerakan pasar menunjukkan tekanan yang cukup dalam. Sebanyak 104 saham menguat, 629 saham melemah dan 86 saham stagnan. Total volume perdagangan saham mencapai 28,14 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp13,55 triliun.
Dari sisi aliran dana, investor asing tercatat melakukan net sell Rp222 miliar dengan total nilai transaksi mencapai sekitar Rp14 triliun. Aksi jual asing terutama membebani sejumlah saham perbankan berkapitalisasi besar.
Saham-saham yang paling banyak dilepas investor asing antara lain:
Bank Mandiri Tbk Rp470 miliar
Bank Negara Indonesia Tbk Rp178 miliar
Bank Rakyat Indonesia Tbk Rp134 miliar
GoTo Gojek Tokopedia Tbk Rp43 miliar
Indofood Sukses Makmur Tbk Rp37 miliar
Sementara itu, saham yang paling banyak diburu investor asing antara lain:
Adaro Andalan Indonesia Tbk Rp105 miliar
Energi Mega Persada Tbk Rp70 miliar
Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk Rp70 miliar
Indo Tambangraya Megah Tbk Rp55 miliar
Adaro Energy Indonesia Tbk Rp47 miliar
Secara sektoral, pelemahan terdalam terjadi pada sektor barang baku yang turun 3,87 persen. Disusul sektor infrastruktur yang merosot 3,64 persen dan sektor barang konsumen siklikal yang melemah 3,55 persen.
Tekanan jual yang meluas tersebut membuat IHSG menutup pekan dengan koreksi tajam, seiring meningkatnya aksi ambil untung dan pelemahan pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.
Related News
Bursa Jelang Libur Nyepi dan Idulfitri, Perdagangan Sisa 2 Hari Lagi!
Jelang Idulfitri 1447 H, BSN Bagikan Ratusan Sembako
Akhiri Sesi Siang, IHSG (13/3) Kembali Longsor 1,81 Persen ke 7.228
Timteng Memanas, Pertamina Relokasi 19 Perwiranya di Irak dan UAE
Permintaan Bensin Periode Puasa-Lebaran Diproyeksikan Naik 9,6 Persen
Tak Mau Tergantung Minyak, Pemerintah Bersiap Ganti Pembangkit Solar





