Avian (AVIA) Masuk Daftar Forbes Asia “200 Best Under A Billion 2026”
:
0
PT Avia Avian Tbk (Avian Brands) kembali terpilih dalam daftar Forbes Asia “200 Best Under A Billion 2026”. Foto: AVIA
EmitenNews.com - PT Avia Avian Tbk (Avian Brands) kembali terpilih dalam daftar Forbes Asia “200 Best Under A Billion 2026”.
Avia pertama kali masuk dalam daftar yang sama pada 2024. Pencapaian ini bagi manajemen menjadi pengakuan atas konsistensi Avian Brands dalam membangun kinerja perusahaan yang solid dan berkelanjutan.
Direktur PT Avia Avian Tbk Kurnia Hadi Sinanto dalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (15/10/2026), menyatakan kembali terpilihnya Avian Brands sekaligus menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menjaga daya saing di tengah dinamika industri dan perekonomian yang terus berkembang.
Forbes Asia “Best Under A Billion 2026” menampilkan 200 perusahaan publik berkinerja terbaik di kawasan Asia-Pasifik dengan penjualan tahunan di atas US$10 juta dan di bawah US$1 miliar.
Bersaing dengan 19.000 Perusahaan
Tahun ini, 200 perusahaan tersebut diseleksi dari lebih dari 19.000 perusahaan publik melalui penilaian atas berbagai indikator, antara lain tingkat utang, pertumbuhan penjualan dan laba per saham dalam periode satu dan tiga tahun, serta rata-rata return on equity dalam periode satu dan lima tahun.
Forbes juga menerapkan penilaian kualitatif dengan mempertimbangkan aspek tata kelola, praktik akuntansi, lingkungan, manajemen, hingga persoalan hukum. Daftar ini bersifat unranked, sehingga perusahaan yang terpilih merepresentasikan kelompok perusahaan dengan rekam jejak kinerja yang kuat di kawasan Asia-Pasifik.
Dinamika Pasar
Pencapaian Avian Brands, kata Kurnia Hadi, menjadi semakin relevan di tengah kondisi bisnis Asia-Pasifik yang masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari ketegangan geopolitik hingga volatilitas pasar energi.
Dalam kondisi tersebut, kemampuan perusahaan untuk mempertahankan
pertumbuhan tidak hanya bergantung pada skala bisnis, tetapi juga pada kekuatan fundamental, adaptasi terhadap perubahan pasar, dan ketepatan dalam menangkap kebutuhan konsumen.
Related News
Sabar Menanti Dividen ASGR, Tunggu Restu RUPSLB November
ADMR Rilis Obligasi Rp2 Triliun Lewat Anak Usaha untuk Bangun CHPP 2
Ekuitas Masih Minus Rp4,6M, Saham DIGI Terancam Lanjut Suspensi
Dikonfirmasi OJK, VICO Perkuat Modal VINS Rp13 Miliar Lewat PMTHMETD
Sinar Mas Usung Calon Direksi & Komisaris Baru KETR, Ada Eks Bos LPKR
Krakatau Steel (KRAS) Merger Anak Usaha, Manajemen Ungkap Dampaknya





