TRADE

 -0.30%

IDXINDUST

 -0.89%

IDXINFRA

 -0.88%

AGRI

 2.37%

MNC36

 -1.13%

IDXCYCLIC

 -0.24%

IDXSMC-LIQ

 -0.51%

IDXHEALTH

 -0.45%

IDXTRANS

 0.41%

IDXENERGY

 0.03%

IDXQ30

 -1.08%

IDXFINANCE

 -0.93%

INFOBANK15

 -1.36%

I-GRADE

 -1.20%

BASIC-IND

 -0.99%

COMPOSITE

 -0.75%

IDXTECHNO

 -0.38%

MANUFACTUR

 -0.97%

IDXV30

 -0.45%

IDXNONCYC

 -0.69%

FINANCE

 -0.96%

Investor33

 -1.19%

IDXSMC-COM

 -0.31%

MISC-IND

 -0.77%

IDXESGL

 -1.37%

IDXBASIC

 -0.76%

DBX

 -0.34%

MINING

 -0.10%

IDX30

 -1.04%

IDXG30

 -0.97%

KOMPAS100

 -1.09%

PEFINDO25

 -0.95%

MBX

 -0.83%

BISNIS-27

 -1.18%

ISSI

 -0.51%

IDXPROPERT

 -0.49%

LQ45

 -1.08%

PROPERTY

 -0.28%

IDXBUMN20

 -1.04%

IDXHIDIV20

 -1.06%

JII

 -0.80%

INFRASTRUC

 -0.89%

IDX80

 -0.98%

JII70

 -0.76%

CONSUMER

 -1.03%

SRI-KEHATI

 -1.17%

SMinfra18

 -0.48%

Banjir di NTT, BNPB Catat 138 Korban Meninggal

08/04/2021, 08:45 WIB

Banjir di NTT, BNPB Catat 138 Korban Meninggal

EmitenNews.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat korban meninggal musibah banjir, dan tanah longsor di Nusa Tenggara Timur mencapai 138 jiwa, sebanyak 61 masih dicari. Kepala BNPB Doni Monardo mengumumkan, data itu per Rabu (7/4/2021) pukul 20.00 WIB. Korban tewas di Flores Timur bertambah menjadi 67 orang, kemudian 32 orang meninggal di Kabupaten Lembata.

 

Dalam jumpa pers, Rabu malam, Doni Monardo menyebutkan, tercatat 25 orang meninggal di Kabupaten Alor, 4 orang di Kabupaten Malaka, 5 orang di Kupang, 2 orang di Kabupaten Sabu Raijua. Selanjutnya, masing-masing 1 orang meninggal dunia di Kabupaten Ende, Kota Kupang, dan Kabupaten Ngada. Selain itu, masih ada 61 orang yang hilang akibat banjir bandang. “Rinciannya, sebanyak 25 orang hilang di Kabupaten Alor, 35 orang di Kabupaten Lembata, dan 6 orang di Kabupaten Flores Timur. Semuanya masih dalam pencarian."

 

Jumlah korban masih terus bertambah, sesuai perkembangan di lapangan. Sebelumnya Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun BNPB per Rabu, pukul 14.00 WIB, tercatat ada 124 korban meninggal dunia dan 74 orang hilang akibat bencana banjir bandang di NTT. 

 

"Jadi perkembangan terakhir dari data yang kami dapatkan 124 jiwa yang meninggal. Penyebab banjir bandang serta tanah longsor yang menimpa wilayah NTT adalah siklon tropis seroja dan intensitas hujan yang tinggi,” katanya.


Author: N A