Bank BRI (BBRI) Berkomitmen Percepat Penyaluran Bantuan Subsidi Upah
EmitenNews.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menegaskan komitmennya untuk mempercepat penyaluran program bantuan subsidi upah atau BSU.
Direktur Hubungan Kelembagaan dan BUMN BRI Agus Noorsanto mengungkapkan bank BUMN itu telah menyiapkan strategi penyaluran BSU dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan akurat dengan tetap menjaga keamanan dan kerahasiaan data penerima bantuan.
"Berdasarkan data dari Kementerian Ketenagakerjaan, BRI melakukan pembukaan rekening dan melakukan mapping atas dasar lokasi perusahaan para penerima BSU untuk menentukan unit kerja operasional BRI yang terdekat. Pekerja yang telah memiliki rekening BRI yang aktif, dilakukan transfer langsung kepada rekening tersebut," kata Agus dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat.
BSU bagi pekerja adalah bantuan subsidi upah yang diberikan kepada pekerja yang memiliki upah tertentu, aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, bekerja pada wilayah yang diperlakukan PPKM level 3 dan 4, serta diutamakan yang bekerja pada sektor industri barang konsumsi, transportasi, aneka industri, property & real estate, perdagangan dan jasa, kecuali jasa pendidikan dan kesehatan.
Adapun nilai BSU yang diberikan untuk setiap pekerja adalah Rp1 juta per pekerja. Para pekerja penerima BSU dapat langsung mencairkan bantuan tersebut melalui ATM atau mendatangi kantor BRI terdekat untuk pengaktifan rekening BRI apabila sebelumnya belum memiliki rekening BRI.
Hingga akhir 2021, pemerintah menargetkan total penerima bantuan BSU sebanyak 8,7 juta pekerja/buruh dengan total nilai Rp8,7 triliun yang disalurkan melalui bank-bank Himbara. Sedangkan hingga pertengahan September 2021, BRI telah menyalurkan BSU senilai Rp1,3 triliun kepada lebih dari 1,3 juta penerima.
"Sejalan dengan strategi perseroan business follow stimulus, BRI terus berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah menanggulangi dampak pandemi COVID-19 pada masyarakat melalui berbagai penyaluran bantuan sosial," ujar Agus.(fj)
Related News
Akhiri 2025, Laba Grup Djarum (TOWR) Tembus Rp3,67 Triliun
Efek Selat Hormuz, CEKA Beber Harga Bahan Ini Melejit 10 Persen
Drop 129 Persen, INPP Boncos Rp98,59 Miliar
Kena Sanksi OJK, Ini Reaksi Bliss Properti (POSA)
Pendapatan Susut, Laba RATU Sentuh USD15,26 Juta
Siaga Lonjakan Listrik Saat Lebaran, PGEO Pastikan Pasokan Aman





