Bank Mandiri Tawarkan Biaya Transfer Antar Bank Rp2.500 dengan Limit Rp250 Juta
EmitenNews.com - Bank Mandiri (BMRI) menimplementasikan layanan Bank Indonesia Fast Payment atau BI-Fast dalam Super App Livin' by Mandiri berlogo kuning.
SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri, Thomas Wahyudi mengatakan, selaras dengan inisiatif Bank Indonesia, pihaknya berkomitmen untuk secara aktif menyediakan kemudahan dan kenyamanan transaksi bagi nasabah. Untuk dapat meningkatkan transaksi BI-Fast, Bank Mandiri juga memberikan promo transfer antarbank nol Rupiah yang telah mulai sejak 2 Maret hingga 9 Maret 2022 khusus bagi pengguna Livin' by Mandiri berlogo kuning.
Setelah periode promo berakhir, nasabah Bank Mandiri juga tetap dapat menikmati layanan transfer antarbank dengan biaya terjangkau hanya Rp2.500 per transaksi dengan limit hingga Rp250 juta secara real time. "Kami berharap, layanan ini dapat terus meningkatkan minat nasabah untuk terus bertransaksi secara digital, dengan biaya yang lebih ekonomis dibandingkan sebelumnya," ujarnya dalam keterangan resmi hari ini, Rabu (9/3/2022).
Lebih lanjut, Thomas menyebut BI-Fast juga turut mendorong pertumbuhan transaksi perbankan melalui Livin' by Mandiri. Tercatat, hingga akhir Desember 2021 total pengguna Livin' by Mandiri sudah menembus angka 10 juta. Sedangkan jumlah transaksi mencapai lebih dari 1,5 miliar dengan total nilai transaksi lebih dari Rp1.690 triliun.
"Layanan transfer antar bank tersebut telah menjadi salah satu opsi favorit nasabah Bank Mandiri, tercermin dari jumlah transaksi harian BI-Fast di Bank Mandiri yang menembus 40 juta transaksi dengan nilai transaksi lebih dari Rp 61 triliun dan diproyeksi akan terus tumbuh," pungkas Thomas.
Related News
Internet Rakyat Resmi Go Commercial
Jawab Pertanyaan Regulator, Ini Penjelasan Manajemen MEJA
BEEF Datangkan 250 Sapi Perah Impor, Bidik Pasokan Susu Program MBG
Perkuat Aset, MPPA Akusisi Properti Ritel di Bogor Rp49,5 Miliar
Butuh Dana Operasional, Transkon Jaya Tarik Lagi Rp25M dari Afiliasi
MDRN Teken Kerja Sama dengan Dirgantara Indonesia, Garap Smart Factory





