EmitenNews.com - Medco Energi (MEDC) mendapat fasilitas pinjaman USD420 juta. Dana taktis tersebut mengucur dari sejumlah lembaga perbankan. Fasilitas pinjaman untuk bayar utang, biaya operasi, dan biaya modal. 


Pemberi pinjaman itu, meliputi Australian and New Zealand Banking Group Limited, Singapore Branch, PT Bank ANZ Indonesia, ING Bank N.V. Singapore Branch (ING) and Societe Generale Singapore Branch (SG) sebagai pemberi pinjaman awal pada 23 Desember 2022.


Dengan teken kesepakatan pada 27 Desember 2022 tersebut, menyebabkan kewajiban keuangan perseroan bertambah secara material. ”Pinjaman tersebut bakal jatuh tempo pada 31 Desember 2028 mendatang,” tulis Siendy K. Wisandana, Corporate Secretary Medco Energi.


Transaksi itu, tidak berdampak negatif terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha emiten sebagai perusahaan publik. ”Tidak ada dampak khusus. Hanya, kewajiban perseroan bertambah,” imbuhnya.


Penyajian informasi tersebut merupakan pemenuhan kewajiban keterbukaan informasi. Itu berdasar peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) nomor 31. (*)