EmitenNews.com - Bank BCA (BBCA) bakal menyalurkan sisa dividen Rp34,52 triliun. Alokasi dividen itu, diambil sekitar 60 persen dari koleksi laba bersih tahun buku 2025 senilai Rp57,53 triliun. Dengan demikian, para investor akan mendapat suntikan dividen tunai senilai Rp281 per eksemplar. 

Tahun lalu, tepatnya 22 Desember 2025, para investor telah mengail dividen interim Rp55 per lembar setara Rp6,77 triliun alias 12 persen dari laba 2025. So, kalau ditotal, sepanjang 2025 BCA menggelontor dividen tunai Rp336 per lembar atau Rp41 triliun setara 72 persen laba tahun buku 2025. 

Rencana pembagian dividen tunai untuk periode tahun buku 2025 sesuai dengan hasil RUPS Tahunan pada 12 Maret 2026. Dan, rincian jadwal pembagian sisa dividen tahun buku 2025 menjadi sebagai berikut. Cum dividen pasar reguler dan negosiasi pada 27 Maret 2026. Ex dividen pada 30 Maret 2026. 

Cum dividen pasar tunai pada 31 Maret 2026, dan ex dividen pasar tunai pada 1 April 2026. Daftar pemegang saham berhak dividen tunai alias recording date pada 31 Maret 2026 pukul 16.00 WIB. Pembayaran dividen akan dilakukan pada 8 April 2026. Kebijakan dividen itu, bersandar pada data laporan keuangan per 31 Desember 2025. 

Sepanjang tahun 2025, perseroan mengemas laba bersih Rp56,54 triliun. Saldo laba ditahan dengan alokasi penggunaan tidak dibatasi sebesar Rp258,92 triliun. Dan, bank dengan pelayaran terbaik tersebut dipersenjatai dengan total ekuitas sejumlah Rp281,68 triliun. (*)