BBRI Tunjuk Viviana sebagai Wakil Dirut, Telisik Formasi Terbarunya!
:
0
Gedung BRI tampak berdiri dengan kukuh. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Kantor Pusat BRI, Jakarta, Rabu (17/12), menyetujui pengangkatan Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari sebagai Wakil Direktur Utama Perseroan, menggantikan Agus Noorsanto.
Sebelumnya, Viviana menjabat sebagai Direktur Finance and Strategy. Jabatan tersebut kini diisi oleh Achmad Royadi.
Selain itu, posisi Direktur Consumer Banking beralih dari Nancy Adistyasari kepada Aris Hartanto.
Rapat juga menyetujui perubahan nomenklatur jabatan Direktur Human Capital and Compliance menjadi Direktur Legal and Compliance. Dalam posisi tersebut, RUPSLB menunjuk Mahdi Yusuf menggantikan Ahmad Solichin Lutfiyanto.
Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan bahwa kinerja Perseroan menunjukkan tren yang konsisten menuju capaian akhir tahun. Pertumbuhan kredit dan pembiayaan diupayakan berada dalam kisaran guidance tahun 2025, sementara kualitas aset diperkirakan tetap terjaga.
Hingga triwulan III-2025, total aset BRI tercatat meningkat menjadi Rp2.123 triliun, didorong pertumbuhan kredit dan pembiayaan sebesar 6,26% secara tahunan (year on year/yoy). Dari sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp1.475 triliun atau tumbuh 8,25% yoy, dengan komposisi dana murah (giro dan tabungan) sebesar 67,7%. Sementara laba bersih konsolidasian Perseroan tercatat Rp41,23 triliun, dengan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) konsolidasi dan bank only masing-masing sebesar 25,4% dan 23,0%.
Berikut susunan Dewan Komisaris dan Direksi BRI setelah RUPSLB 17 Desember 2025:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama: Kartika Wirjoatmodjo
Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen: Parman Nataatmadja
Related News
Pengendali Serok Saham BSDE Rp1,32T, Free Float Kesedot Jadi Segini
Folago (IRSX) Umumkan Konser Stadium Westlife di GBK 2027
ASSA Pacu Ekspansi Empat Bidang Usaha Baru, Andalkan Modal Sendiri
NTBK Geber Rights Issue Rp500M, Simak Rencana Penggunaan Dananya
ADHI Rombak Susunan Manajemen, Ini yang Keluar dan Masuk
Emiten Alat Cat (KUAS) Bagi Dividen Rp1,5 per Saham, Yield 1,25 Persen





