Beban Bunga Bengkak, Laba Bank Capital (BACA) 2022 Terkumpul Rp32 Miliar
:
0
EmitenNews.com - Bank Capital (BACA) sepanjang 2022 mencatat laba bersih Rp32,12 miliar. Menukik tipis 7,6 persen dari edisi sama tahun sebelumnya Rp34,78 miliar. Laba per saham dasar turun menjadi Rp1,61 per lembar dari periode sama tahun sebelumnya Rp4,91 per eksemplar.
Pendapatan bunga Rp625,26 miliar, susut 26 persen dari fase sama 2021 sebesar Rp846,72 miliar. Beban bunga Rp1,02 triliun, merosot 25 persen dari episode sama 2021 sebesar Rp1,36 triliun. Beban bunga bersih Rp394,87 miliar, turun 23 persen dari posisi sama 2021 sebesar Rp515,69 miliar.
Jumlah pendapatan operasional lainnya Rp921,31 miliar, turun dari Rp945,26 miliar. Pendapatan provisi dan komisi Rp14,38 miliar melesat dari Rp9,46 miliar. Keuntungan dari penjualan aset yang diklasifikasi tersedia untuk dijual dan diperdagangkan Rp45,16 miliar naik dari Rp44,65 miliar. Keuntungan selisih kurs Rp1,22 miliar dari tekor Rp9,55 miliar.
Pembentukan cadangan penurunan nilai aset keuangan Rp10,88 miliar, melambung 121 persen dari posisi sama tahun sebelumnya minus Rp50,21 miliar. Jumlah beban operasional lainnya Rp463,58 miliar, bengkak dari sebelumnya Rp422,24 miliar. Laba operasional bersih Rp51,97 miliar, susut dari Rp57,54 miliar.
Laba sebelum beban pajak penghasilan Rp41,44 miliar terkoreksi dari tahun sebelumnya Rp48,69 miliar. Jumlah ekuitas Rp3,28 triliun, melonjak dari akhir 2021 senilai Rp2,12 triliun. Total liabilitas Rp17,34 triliun, susut signifikan dari akhir 2021 sebesar Rp20,20 triliun. Jumlah aset Rp20,62 triliun, susut dari akhir 2021 senilai Rp22,32 triliun. (*)
Related News
MBSS Resmi Punya Pengendali Baru, Semester I Laba Naik Tipis
Sahamnya Naik Kencang 200 Persen, BEI Cecar Emiten Grup Bakrie (MDIA)
Pendapatan Tembus Rp1T Laba TCPI Melesat 23%, Saham Masih Merah
Siapkan Capex Rp6 Miliar, LABA Bidik Pendapatan 2026 Tembus Rp40M
Laba Grup Emtek (SCMA) Naik Dobel Digit, Pendapatan Q2-2026 Rp3,54T
Pendapatan EMTK Melonjak, Tapi Berbalik Jadi Rugi Rp320,6M di Q2-2026





