BEI Bekukan Dua Saham Longsor Beruntun
Ilustrasi tren penurunan harga (downtrend).
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi perdagangan saham PT Guna Timur Raya Tbk. (TRUK) dan PT Danasupra Erapacific Tbk. (DEFI) mulai sesi I perdagangan hari Selasa (16/9/2025).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menjelaskan penghentian sementara atau suspensi dilakukan di pasar reguler dan tunai atas upaya cooling down atas lonjakan harga yang dinilai tidak wajar.
“Suspensi ini bertujuan memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang setiap keputusan investasinya,” tegas Yulianto.
Sebelumnya, saham TRUK dalam seminggu terakhir menguat 54,39% atau naik 124 poin menuju Rp352 dari sebelumnya harga Rp228. Truk melanjutkan reli kenaikan 319,05% atau setara 268 poin sejak awal tahun (year-to-date) dari harga Rp84 menjadi selevel Rp352.
Sementara itu, saham DEFI justru mengalami masa bearish downtrend yang cukup ekstrem hingga tercatat selama triwulan terakhir telah ambles 78,28% setara penurunan 1.139 poin, dari Rp1.455 terseret jatuh menjadi Rp316.
BEI menambahkan bahwa perdagangan saham TRUK dan DEFI akan dibuka kembali setelah bursa menilai perdagangan pada kedua saham tersebut telah kembali berlangsung secara wajar, teratur, dan efisien.
Investor sekali lagi diimbau untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi dari masing-masing emiten sebelum mengambil keputusan investasi.
Related News
Siaga Lonjakan Listrik Saat Lebaran, PGEO Pastikan Pasokan Aman
Ngotot Mau Akuisisi Jungleland Yang Masih Merugi, Ini Alasan JGLE
Topline 2025 DAAZ Menguat Jadi Rp13T, Laba Malah Jeblok 42,1 Persen
Laba Emiten Poultry (CPIN) Melonjak 52 persen ke Rp5,6 Triliun di 2025
Terpangkas 91,93 Persen, MBAP Akumulasi Laba USD1,54 Juta
Pendapatan Rp6,44T, Laba SGRO Anjlok 44,26 Persen





