BEI Berlakukan Suspensi Kedua Untuk Saham YPAS
:
0
Lantai perdagangan Bursa Efek Indonesia.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) memberlakukan suspensi kedua kalinya untuk perdagangan saham PT Yanaprima Hasta Persada Tbk. (YPAS) usai sebelumnya sempat dikunci perdana pada 7 April 2026. Adapun, YPAS sempat dibuka kembali pada Rabu (8/4/2026).
Akan tetapi, Yulianto Aji Sadono Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dalam keterangan tertulisnya dikutip Kamis (9/4) menuturkan bahwa suspensi kembali dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi I pada Kamis (9/4/2026).
Berdasarkan pantauan EmitenNews.com, saham YPAS sebelum disuspensi perdagangannya sempat ditutup naik tipis 0,29 persen setara 5 poin di Rp1.735.
Sejak 30 Maret atau sepekan sebelum disuspensi tercatat YPAS mengalami kenaikan agresif harga saham. Dalam periode itu, harga bergerak melejit dari Rp635 menjadi Rp1.735, tercatat dalam reli bullish tersebut perdagangannya beberapa hari ditutup mentok naik hingga 4 kali Auto-Rejection Atas (ARA) berturut-turut.
BEI tetap mengimbau para pelaku pasar untuk mencermati keterbukaan informasi yang disampaikan emiten sebelum mengambil keputusan investasi.
Atas suspensi kedua kalinya saham YPAS, hal ini berpotensi perdagangannya dikunci hingga sepekan lamanya.
Atas suspensi yang mengakibatkan saham dikunci lebih dari sehari, membuat emiten YPAS memungkinkan akan bertransisi ke papan pemantauan khusus atau Full Call Auction (FCA) Kategori 10 atas sanksi yang diberikan kepada emiten tersuspensi lebih dari sehari perdagangan.(*)
Related News
Teken Transaksi Afiliasi dengan Anak Usaha, Begini Pernyataan REAL
Garap Proyek Metro Manila Subway Filipina, Ambisi WTON Pemain Global
4x Dalam Setahun, BCA (BBCA) Akan Bagi Dividen Interim Lagi Rp25/Saham
Tekanan Kinerja Jelang Suksesi Waris, Bos Sido Muncul Ungkap Kondisi
Willgo Zainar Diberhentikan sebagai Komisaris sebelum Jadi Dirut KRAS
Jasa Marga (JSMR) Kemas Laba Rp1,91T, Kini Garap 5 Proyek Jalan Tol





