BEI Pantau Saham FORE, Masuk Kategori UMA
:
0
Outlet Fore Coffee (Fore Kopi Indonesia). Foto: FORE
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan saham FORE masuk dalam pengawasan khusus yakni unusual market acitivity (UMA), setelah diduga ada peningkatan harga yang di luar kebiasaan.
Meski demikian, BEI menyebut pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan di Pasar Modal.
“Informasi terakhir mengenai persuahaan tercatat adalah informasi tanggal 8 Mei 2026 yang dipublikasikan melalui website Bursa perilah laporan bulanan registrasi pemegang efek,” tulis BEI.
Beriringan dengan itu, BEI juga tengah mencermati perkembangan pola transaksi saham FORE, dan mengingatkan kepada investor memperhatikan perkembangan terkini perusahaan kopi jenama tersebut.
Sementara dari sisi kinerja sepanjang kuartal I 2026, FORE tampil apik dengan mencatatkan laba bersih sebesar 60,5 persen atau mencapai Rp9,4 miliar, meningkat dari sebelumnya sebesar Rp5,9 miliar.
Capaian itu didorong ekspansi positif FORE melalui Fore Coffe dengan menambah 20 gerai baru di berbagai daerah, khususnya 40 persen di kota-kota Tier 2 dan Tier 3.
Sehingga, dengan ekspansi tersebut jaringan Fore Coffee Indonesia telah tumbuh 35 persen yoy, mencapai 338 gerai aktif dibandingkan 251 gerau pada episode yang sama tahun sebelumnya.
Sepanjang year to date, saham FORE bergerak menanjak sebesar 72,32 persen atau naik mencapai 410 poin. Dan sepanjang perdagangan pekan sebelumnya, saham FORE bergerak naik turun dan sempat mencapai titik tertinggi di level Rp1.135. Pada perdagangan intraday hari ini (11/5/2026), saham FORE sempat dibuka di Rp1.000, namun hingga pukul 10.43 terkoreksi 5,85 persen atau turun 60 poin di level Rp975.(*)
Related News
BEI Umumkan Saham HSC Baru, INDO Jadi Anggota Ke-62
BEI Catat 7 Rencana IPO per Awal Oktober
Transaksi Karbon Masih Lesu, OJK Bidik Kontribusi Voluntary Market
OJK Bidik Himpun Dana Rp250T di Pasar Modal, 5 Perusahaan Minat IPO
BEI Terapkan Intraday Short Selling Bertahap, Cek Dua AB Berlisensi
BEI Terapkan Intraday Short Selling (IDSS), Telisik Mekanismenya





