IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

BEI Pastikan 2 Perusahaan Unicorn Akan IPO Tahun Ini

11/06/2021, 16:52 WIB

BEI Pastikan 2 Perusahaan Unicorn Akan IPO Tahun Ini

EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah berusaha keras menarik perusahaan rintisan padat teknologi dengan kapatilassasi pasar lebih dari USD1 Miliar atau Unicorn untuk segera melakukan penawaran saham perdana saham atau initial public offering (IPO).


Hal itu dipercaya dapat meningkatkan daya tarik dan mendongkrak kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI).


Menurut Direktur Utama BEI, Inarno Djajadi, bahwa dalam waktu tidak terlalu lama lagi, BEI akan kedatangan perusahaan terbuka yang masuk dalam jajaran unicorn.


“Mudah-mudahan tahun ini ada satu atau dua unicorn yang IPO di BEI,” kata dia dalam seminar Reksa Dana Bursa secara daring, Jumat (11/6/2021).


Ia menambahkan, OJK dan BEI tengah merancang peraturan yang dapat mengakomidir karakteristik perusahaan-perusahaan sejenis untuk menjadi perusahaan terbuka.


Seperti diketahui, OJK telah mengumumkan rancangan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentang Penerapan Klasifikasi Saham dengan Hak Suara Multipel oleh Emiten Dengan Inovasi dan Tingkat Pertumbuhan Tinggi Yang melakukan Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas yang diunggah pada laman OJK, Kamis (10/6/2021).


Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi unicorn untuk masuk bursa. Misalnya, harus memiliki aset lebih dari Rp 2 triliun, harus telah beroperasi paling singkat tiga tahun, laju pertumbuhan majemuk tahunan dari total aset selama tiga tahun terakhir paling sedikit 35 persen, dan laju pertumbuhan majemuk tahunan dari pendapatan selama tiga tahun terakhir minimal 30 persen.


Author: K M