Belum Beranjak dari Rentang Konsolidasi, IHSG Cenderung Bergerak Sideways
:
0
EmitenNews.com—Data perdagangan BEI selama periode 28 November sampai dengan 2 Desember 2022 menunjukkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi 0,48% menjadi berada pada level 7.019,639 di akhir pekan dari 7.053,150 pada pekan sebelumnya.
Investor asing pada hari Jumat 2 Desember 2022 mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp1,628 triliun dan sepanjang tahun 2022 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp78,735 triliun.
Perkembangan pergerakan IHSG hingga saat ini masih terlihat belum beranjak dari rentang konsolidasi wajar, meskipun capital inflow secara ytd yang masih menunjukkan minat investor asing yang masih cukup tinggi terhadap pasar modal Indonesia, namun masih minimnya sentimen yang dapat mendorong kenaikan IHSG cenderung membuat IHSG bergerak sideways.
“Sedangkan momentum tekanan masih dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target investasi jangka panjang. Hari ini IHSG diperkirakan bergerak pada range support di level 6836 dan posisi resistance ada di level 7123,” kata William Surya Wijaya CEO Yugen Sekuritas dalam riset hariannya, Senin (5/12/2022)
Saham pilihan Yugen Sekuritas di awal pekan ini adalah Bank Mandiri (BMRI), Semen Indonesia (SMGR), Bank BNI (BBNI), Telkom Indonesia (TLKM), Gudang Garam (GGRM), AKR Corporindo (AKRA) dan Ciputra Development (CTRA).
Related News
IHSG Lanjutkan Penurunan ke 5.266,13, Big Banks Jadi Pemberat Utama
Outflow Deras Imbas MSCI, Kepercayaan Investor Masih Jadi Tantangan
Volatil, IHSG Sesi I (27/10) Loyo 0,32% ke 5.355
BEI Rombak Penghuni Indeks LQ45, IDX30, IDX80, dan Depak Saham HSC
Sempat Dibuka Tertekan, IHSG Berbalik Naik ke Atas Level 5.400
IHSG Terkoreksi, Angkut Saham SSMS, AADI, dan SMGR





