Bentuk Usaha Patungan, DRMA Perluas Bisnis EV via Mitra Global
:
0
(ki-ka) - Eduardus Pramudita Direktur Dharma Minth Indonesia, Samuel Koesno Habil Wakil Presiden Direktur Dharma Minth Indonesia, Dian Eka Hartiningsih Direktur DRMA, Irianto Santoso Presiden Direktur DRMA, William Chin Chief Strategic Officer (CSO) Minth Group, Zou Zuming Global Vice President Minth Group, Geng Yawei Global Vice President Minth Group, dan Wilson Xie Lifeng Presiden Direktur Dharma Minth Indonesia. FOTO - Dok DRMA
EmitenNews.com - Emiten manufaktur komponen otomotif terkemuka lokal, Dharma Polimetal (DRMA) memperluas portofolio komponen kendaraan listrik alias electric vehicle (EV) dengan menggandeng Minth Group, sebuah perusahaan manufaktur komponen otomotif global ternama. Bersama perusahaan berskala global yang sudah memproduksi rantai pasok komponen kendaraan listrik itu, DRMA membentuk joint venture alias usaha patungan bernama PT Dharma Minth Indonesia (DMI).
Usaha patungan tersebut fokus pada produksi komponen EV untuk menyuplai berbagai merek di dunia. “Seiring tren penggunaan kendaraan listrik makin berkembang, kita melihat pasar komponen kendaraan jenis ini juga terus membesar. Untuk menangkap peluang pasar makin besar itu DRMA menggandeng Minth Group sebagai mitra strategis dengan membentuk usaha patungan,” tutur President Direktur Dharma Polimetal, Irianto Santoso.
Dengan berdirinya DMI itu, kelompok usaha Dharma Group alias DRMA akan menambah portofolio produk baru. Di mana anak usaha patungan itu, akan fokus memproduksi komponen belum dihasilkan Dharma Group, terutama komponen EV seperti Battery Housing, Body & Chassis Structure with Aluminum Extrusion, dan Plastic Component Design. “Harapan kami, kemitraan strategis ini juga akan membuka peluang bagi DRMA untuk melakukan penetrasi kepada pelanggan baru,” imbuh Irianto.
Harapan sangat beralasan, karena Minth Group telah menjadi partner global hingga lebih dari 80 merek ternama di industri komponen otomotif. Dengan memanfaatkan fasilitas produksi sudah dimiliki Dharma Group, pabrik dari Dharma Minth Indonesia berlokasi di MM2100 Industrial Town Cibitung direncanakan mulai beroperasi pada kuartal kedua 2027.
Adapun komposisi kepemilikan saham atas perusahaan patungan dengan nilai investasi awal Rp45 miliar itu, 51 persen saham milik Minth Group, dan 49 persen saham milik Dharma Group. “Kami optimistis, setidaknya kerja sama ini memberi dua manfaat positif bagi Dharma Group, yaitu transfer teknologi, dan terbentuknya mesin pertumbuhan pendapatan baru,” ucap Irianto. (*)
Related News
Perluas Data Center, Induk EDGE Suntik Fasilitas Jumbo
Bangun Museum Majapahit Rp145M, PTPP Ikut Lestarikan Warisan Budaya
Terus Kurangi Porsi, Sang Dirut Kini Hanya Kuasai 14,29% Saham PPRI
Ambil Alih 3 Entitas, Maybank (BNII) jadi Grup Keuangan Terintegrasi
Presdir Terjaring OTT KPK, Saham Summarecon Agung (SMRA) Tertekan
Bayar Utang, Putra Dato Tahir Jual 523 Juta Saham Bank Mayapada (MAYA)





