BNI Siap Kembalikan Dana Rp28M Aek Nabara, Tegaskan Bukan Produk Resmi
:
0
Menara BNI, Jl. Pejompongan Raya No 8 Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat (Dok. BNI)
EmitenNews.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan pengembalian dana milik anggota Credit Union (CU) Paroki Aek Nabara, Rantauprapat, Sumatera Utara, menyusul kasus penggelapan dana yang kini ditangani aparat penegak hukum.
Berdasarkan hasil penyidikan kepolisian, nilai kerugian dalam kasus tersebut mencapai sekitar Rp28 miliar.
Direktur Human Capital & Compliance BNI, Munadi Herlambang, mengatakan perkembangan proses hukum telah memberikan kejelasan terkait besaran kerugian yang menjadi dasar bagi Perseroan dalam menyiapkan skema pengembalian dana.
“Nilai kerugian yang telah teridentifikasi menjadi landasan bagi BNI untuk menyelesaikan pengembalian dana secara tepat, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (19/4/2026).
Munadi menambahkan, mekanisme pengembalian akan dituangkan dalam perjanjian hukum antara pihak terkait guna memastikan proses berjalan transparan dan memiliki kepastian hukum.
Sejak kasus ini terungkap pada Februari 2026, BNI disebut telah melakukan langkah awal dengan menyalurkan pengembalian dana sebagai bentuk itikad baik kepada nasabah terdampak.
Bukan Produk Resmi, Dana Nasabah Aman
BNI menegaskan bahwa produk yang digunakan dalam kasus tersebut bukan merupakan produk resmi bank dan tidak tercatat dalam sistem operasional Perseroan.
Peristiwa ini disebut sebagai tindakan individu yang dilakukan di luar kewenangan dan prosedur perbankan.
“Seluruh dana nasabah yang tersimpan dalam produk resmi BNI tetap aman dan tidak terdampak,” tegas Munadi.
Related News
ACES Tabur Dividen 82 Persen Laba, Yield Capai 9,7 Persen
Astra (ASII) Siap Buyback Rp8 Triliun, Izin Investor 17 Juli
Pengurus Baru, TGUK Perkuat Arah Transformasi Bisnis
Dapat Mandat soal Hilirisasi Nikel, ANTM Segarkan Kepengurusan
Rasio Dividen Antam (ANTM) Turun ke 70 Persen, Saham Mendadak Jeblok!
IHSG Naik Lagi ke Level 5.902, DSSA dan BRPT Dongkrak Penguatan





