EmitenNews.com - PT Bukit Makmur Mandiri Utama Tbk (BOLD) melaporkan telah melakukan peningkatan modal pada entitas anaknya, Bukit Makmur Mandiri Utama Pte. Ltd. (BUMA SG), yang berkedudukan di Singapura. Aksi korporasi ini dilakukan pada 26 Januari 2026 dengan nilai setoran mencapai USD46,5 juta.

Samuel T.M. Sinaga, Corporate Secretary & Head of Legal & Compliance BOLD, menjelaskan bahwa peningkatan modal tersebut telah tercatat secara resmi pada Accounting and Corporate Regulatory Authority (ACRA) Singapura. Penambahan modal ini berdampak langsung pada struktur kepemilikan saham BUMA SG.

Pasca peningkatan modal, porsi kepemilikan BOLD di BUMA SG meningkat signifikan dari sebelumnya 55.750.000 saham atau setara 97,21% menjadi 102.250.000 saham atau sekitar 98,46%. Sementara itu, kepemilikan PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) tetap sebanyak 1.600.100 saham, namun secara persentase terdilusi dari 2,79% menjadi 1,54%.

Manajemen menyampaikan bahwa penguatan permodalan ini dilakukan untuk mendukung strategi pengembangan usaha BUMA SG ke depan. Sebelumnya, BUMA SG juga telah melakukan penyertaan saham tambahan di perusahaan tambang asal Australia, 29Metals Limited.

Penyertaan tersebut merupakan transaksi afiliasi yang dilaksanakan pada 20 Januari 2026 melalui partisipasi BUMA SG dalam Penawaran Hak Institusional (Institutional Entitlement Offer) 29Metals. Langkah ini bertujuan mempertahankan porsi kepemilikan BUMA SG di level 19,44 persen.

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) pada 20 Januari lalu, BUMA SG diketahui mengambil bagian sebanyak 72,9 juta saham baru dengan harga 0,40 dolar AS per saham, atau setara total investasi 29,16 juta dolar Amerika Serikat (AS). Penyelesaian transaksi dijadwalkan pada 28 Januari 2026.

Dengan penyertaan tersebut, kepemilikan saham BUMA SG di 29Metals meningkat dari 266,8 juta saham menjadi 339,7 juta saham, tanpa mengubah persentase kepemilikan.