Buana Finance (BBLD) Ungkap Laba Anjlok 79,6 Persen pada 2025
:
0
Gambar foto bersama pada salah satu RUPST BBLD. Arsip foto: Emitennews.
EmitenNews.com - PT Buana Finance Tbk. (BBLD) mencatat anjloknya kondisi laba bersih tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp13,48 miliar pada 2025, terperosok 79,6 persen secara year on year (yoy) dibandingkan capaian Rp66,06 miliar pada 2024.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang dikutip Jumat (13/3/2026), pendapatan tercatat Rp923,44 miliar, meningkat 5,54 persen yoy dari Rp874,93 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Namun di saat yang sama, beban melonjak menjadi Rp906,31 miliar, naik 14,48 persen yoy dari Rp791,69 miliar.
Lonjakan beban tersebut menekan profitabilitas sehingga laba sebelum pajak terpangkas menjadi Rp17,12 miliar, merosot 79,4 persen yoy dibandingkan Rp83,23 miliar pada tahun sebelumnya.
Menengok kondisi neraca, total aset BBLD mencapai Rp7,14 triliun hingga 31 Desember 2025 atau tumbuh 7,69 persen yoy dari Rp6,63 triliun. Liabilitas meningkat menjadi Rp5,73 triliun, naik 9,98 persen yoy dari Rp5,21 triliun. Sementara itu ekuitas tercatat Rp1,40 triliun, turun 1,41 persen yoy dibandingkan Rp1,42 triliun pada akhir 2024.
Beriringan dengan terbitnya pembukuan keuangan tahun penuh 2025 ini, pada perdagangan Jumat (13/3) saham BBLD tercatat stagnan di level Rp785.
Sebagai catatan, pemegang saham utama PT Buana Finance Tbk. (BBLD) per Januari 2026 adalah PT Sari Dasa Karsa dengan kepemilikan 1.112.584.069 saham (67,6%), diikuti oleh Bank of Singapore sebesar 89.587.600 saham (5,44%), Sisa saham, sekitar 26,96%, dimiliki oleh masyarakat, baik dalam bentuk warkat maupun non-warkat (scripless).
Related News
Perdana, ANTM Sodorkan Produk Edisi Kemerdekaan 2026
Usai Berstatus HSC, BEI Pelototi Sejumlah Proyek BKDP, Mangkrak?
Tambah Porsi Senilai Rp42,77M, Budi Delta Kini Kuasai 37,65 Saham BUDI
Semester I Laba Bersih TUGU Tembus Rp480 Miliar, ini Penopangnya
XLSMART (EXCL) Bayar Kupon Obligasi dan Sukuk Ijarah, Total Rp3,07M
Kuasai 25,60% Saham, Bumi Arsana Umumkan Bukan Pengendali Baru OKAS





