Bukalapak (BUKA) Klaim Jadi Market Leader Platform Digital Pelatihan Kartu Prakerja
:
0
EmitenNews.com – Memasuki akhir September 2021, Program Kartu Prakerja Batch 21 resmi telah dibuka. Sejalan dengan misi Bukalapak untuk menghadirkan keadilan ekonomi untuk semua, PT Bukalapak.com (BUKA) sebagai platform digital secara konsisten terus berpartisipasi dalam menyediakan pelatihan Kartu Prakerja bagi para peserta Kartu Prakerja.
Berdasarkan informasi yang dipublikasi perusahaan, program Kartu Prakerja yang ada pada platform Bukalapak terus menunjukan peningkatan transaksi. Kini dengan market share lebih dari 30%, Bukalapak menjadi market leader sebagai platform digital penyedia pelatihan Kartu Prakerja.
Dengan lebih dari 100 kelas pelatihan Kartu Prakerja yang ada di platform Bukalapak, memungkinkan para peserta Kartu Prakerja dapat memiliki lebih banyak pilihan dalam menentukan kelas pelatihan sesuai dengan minat dan kebutuhan.
Beragam kelas pelatihan Kartu Prakerja yang tersedia pada platform Bukalapak adalah wujud dari komitmen Bukalapak untuk terus mendukung program pemerintah dalam membantu masyarakat khususnya para pelaku UMKM untuk bangkit dari krisis ekonomi akibat pandemi COVID-19.
Adapun lima penyedia kursus pelatihan Kartu Prakerja pada platform Bukalapak yang paling banyak diminati oleh peserta Kartu Prakerja berdasarkan jumlah transaksi hingga bulan September 2021 yakni membuat konten pemasaran media Sosial menggunakan hand phone untuk pedagang melalui internet (online shop), belajar merancang produk digital untuk manajer pengembangan aplikasi TIK (product manager), mengelola usaha warung kopi untuk pengusaha kafe pemula, mempraktikkan hidroponik untuk menjadi petani modern dan membuat aneka bakso bagi juru masak
Related News
Fundamental Membaik, Mengapa Saham GOTO Masih Tertekan?
Premi Tumbuh 49,7%, Oona Indonesia Masuk Top 7 Perusahaan Asuransi
Holding Jasa Keuangan Grup Salim Serap 13,8 Juta Saham Baru BINA
Arus Kas Operasi HAJJ Berbalik Positif Rp77,96M Pada Kuartal III 2026
Trisula (TRIS) Cetak Kinerja Apik di Q3 2026, Siapkan Buyback Rp10M
MARK Tebar Dividen Interim Kedua Rp20 per Saham, Yield 2 Persen





