Bumi Resources (BUMI) Raih A+ Laporan Keberlanjutan Terbaik
:
0
EmitenNews.com - PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) raih penghargaan sebagai ‘Perusahaan Terbaik dengan Skor ‘A+’ dalam pelaporan keberlanjutan atau pelaporan Tata Kelola, Lingkungan dan Sosial (ESG) tahun 2021.
Penghargaan diberikan oleh Foundation for International Human Rights Reporting Standard (FIHRRST) dan United Nations Development Programme (UNDP), atas studi yang dilakukan bagi 257 perusahaan terbuka di Indonesia yang telah menerbitkan laporan keberlanjutannya pada tahun 2021. Prestasi tersebut merupakan kali ketiga secara tiga tahun berturut-turut yang diterima oleh BUMI.
Studi yang dilakukan meliputi penilaian kesesuaian atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51 Tahun 2017 Tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan Bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik dan kesesuaian laporan terhadap framework penyusunan laporan keberlanjutan international, Global Reporting Initiative (GRI) Standard. Penghargaan diberikan pada 6 Maret 2023, secara daring.
Studi sendiri didukung oleh OJK dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Pemberian predikat ‘A+’ memiliki arti bahwa pengungkapan informasi-informasi ESG (Environment, Social & Corporate Government) di BUMI telah melebihi 90% dari indikator-indikator yang ditetapkan dalam penilaian.
Hanya terdapat 10 perusahaan publik di Indonesia yang mendapatkan predikat ‘A+’ tersebut. Data tahun ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan data tahun 2020 dimana hanya sebanyak 28% dari 121 laporan yang masuk kepada kriteria tersebut. Sementara itu, dari sisi verifikasi independen, dari 257 laporan, hanya 15% laporan yang mendapatkan pernyataan verifikasi pihak independen.
Related News
EURO Restui Rights Issue 2 Miliar Saham dan Rombak Manajemen
Stock Split Direstui, 3 Miliar Saham PBSA Siap Ramaikan Pasar
FUTR Perluas Ekspansi, Rambah Bisnis Infrastruktur Air Minum
VICO Bagi Dividen Rp121,73 Miliar Setara 25,68% Laba, Yield Menarik
BEI Pantau JAWA, Masuk Radar UMA
Anak Usaha Baru MPXL Bermarkas di Serang, Modal Dasar Rp12 Miliar





