EmitenNews.com -PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) atau BSD mencetak laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp1,76 triliun dalam periode Januari-September 2023. Angkanya naik 92,6% dari periode yang sama tahun lalu di Rp918,30 miliar.

 

Laba per saham dasar juga menjadi Rp 84,59, melesat dibandingkan Rp 43,91 per 30 September tahun lalu.

 

Merujuk data laporan keuangan BSDE yang di kutip, Selasa (31/10/2023), pendapatan usaha Rp 7,30 triliun per akhir kuartal III-2023. Lebih besar dari Rp 7,14 triliun pada 30 September 2022. Beban pokok penjualan juga turun tipis dari Rp 2,65 triliun menjadi Rp 2,64 triliun.

 

Alhasil laba kotor BSD (BSDE) per 30 September 2023 Rp 4,66 triliun, meningkat dari Rp 4,48 triliun pada periode yang sama 2022.

 

Selain itu, perseroan mencatatkan beban lain-lain (bersih) Rp 745,51 miliar, yang berkurang dibandingkan Rp 1,24 triliun selama periode Januari-September 2022.

 

Adapun laba periode berjalan BSDE tembus Rp 2 triliun per akhir kuartal III tahun ini. Tumbuh dari Rp 1,02 triliun pada kuartal III tahun lalu.

 

Sebelumnya, Bumi Serpong Damai (BSDE) mengumumkan telah mengamankan 77% dari target prapenjualan ( marketing sales ) 2023 sebesar Rp 8,8 triliun sepanjang 9 bulan pertama 2023.

 

Hingga akhir September 2023, pengembang kota mandiri BSD City tersebut berhasil membukukan prapenjualan sebesar Rp 6,75 triliun. Angka tersebut meningkat 1% apabila dibandingkan dengan pencapaian periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 6,72 triliun.

 

Kuatnya minat pembeli dan penjualan properti bisa dilihat dari penjualan per kuartal. Sepanjang periode kuartal III-2023 (Juli-September), BSDE membukukan prapenjualan sebesar Rp 1,96 triliun.