BUVA Perkuat Eksposur Sektor Hiburan dan Gaya Hidup Bali
:
0
Resor Alila Ubud Bali milik PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA)
EmitenNews.com - Bukit Uluwatu Villa (BUVA), menegaskan eksposur strategis terhadap transformasi berkelanjutan sektor hiburan dan gaya hidup di Bali. Itu ditunjukkan melalui investasi pada PT Kharisma Jawara Abadi (KJA), dan kepemilikan mayoritas KJA pada PT Kharisma Anugerah Jawara Abadi (KAJA Group).
Melalui investasi tersebut, BUVA memiliki KAJA Group secara tidak langsung. KAJA Group merupakan grup usaha hiburan, dan gaya hidup dengan portofolio mencakup Zumana, destinasi di pesisir pantai Kuta, Bali, yang baru diluncurkan, dan dikembangkan melalui kemitraan dengan Savaya Group.
Zumana: Babak Baru bagi Kuta
KAJA Group resmi membuka Zumana pada 19 Agustus 2026 di Sunset Bay Kuta. Destinasi hiburan dan gaya hidup berskala besar itu memadukan musik, seni, kuliner, arsitektur, dan hiburan. Dirancang Rockwell Group yang diakui secara internasional, Zumana dibangun di atas lahan seluas sekitar 3.500 meter persegi.
Konsepnya menggabungkan aktivitas siang hari di tepi pantai, pengalaman kuliner, kegiatan di area kolam renang, pertunjukan musik langsung, dan hiburan malam. Dengan demikian, Zumana dirancang sebagai destinasi yang dapat bertransisi dari suasana matahari terbenam hingga malam hari.
Zumana dijadwalkan menyelenggarakan Grand Opening Weekend pada 25–26 September 2026, dengan program musik internasional menampilkan The Martinez Brothers dan Satori sebagai penampil utama. Proyek itu, merupakan tambahan signifikan bagi perkembangan Kuta sebagai salah satu destinasi pariwisata unggulan di Bali.
Eksposur Strategis BUVA
Saat ini, BUVA memiliki investasi pada KJA yang dicatat sebagai entitas asosiasi. Kepemilikan efektif BUVA pada KJA adalah 16,27 persen. Selanjutnya, KJA memiliki 58,36 persen saham PT Kharisma Anugerah Jawara Abadi. BUVA memandang investasi ini sebagai bagian yang melengkapi strategi BUVA untuk membangun eksposur terhadap aset-aset berkualitas tinggi di sektor hiburan, makanan dan minuman, serta gaya hidup di Indonesia, khususnya di destinasi yang memiliki pengakuan kuat dari wisatawan internasional.
“Bali terus menjadi salah satu pasar pariwisata dan hiburan terpenting di Asia Tenggara, dan perkembangan Kuta menghadirkan peluang penting bagi hadirnya generasi baru hiburan dan gaya hidup.” ujar Satrio, CEO PT Bukit Uluwatu Villa Tbk.
“Investasi kami di KJA memberikan BUVA eksposur strategis terhadap platform perhotelan Indonesia yang mengembangkan dan berpartisipasi dalam destinasi gaya hidup yang terdiferensiasi. Peluncuran Zumana menunjukkan potensi dari penggabungan platform lokal yang kuat dengan operator, desainer, dan mitra kreatif yang diakui secara internasional,” tambah Satrio.
Related News
Raih Pembiayaan USD9,8 Juta, Anak Usaha ARKO akan Biayai Proyek PLTS
Morgan Stanley Serok GOTO Senilai Rp10,8M, Kuasai 7% Porsi Saham
Di Luar 3 Bisnis Inti, Astra International (ASII) Perketat Investasi
Gelontorkan Rp20,3M, Pengendali ASLI Tambah Kepemilikan Jadi 52 Persen
Mesin Laba Astragraphia (ASGR), Bos: Peranan AI Dongkrak Model Bisnis
INET, FiberHome, Surge, Nokia, SGI & Weave (NTT) Bangun Kabel Laut





