Buyback Kelar, ARNA Kantongi 20,3 Juta Saham
:
0
PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA)
EmitenNews.com - PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) melaporkan telah merampungkan pelaksanaan pembelian kembali saham (buyback) yang berlangsung sejak 24 Oktober 2025 hingga 23 Januari 2026.
Direktur ARNA Edy Suyanto dalam keterbukaan informasi, Senin (26/1/2026), mengungkapkan Perseroan menyiapkan dana maksimal sebesar Rp50 miliar untuk aksi buyback tersebut. Dari alokasi itu, dana yang telah terealisasi mencapai Rp10,93 miliar termasuk biaya transaksi dan materai.
Sepanjang periode buyback, ARNA mengakumulasi pembelian sebanyak 20.387.900 saham. Aksi ini dilaksanakan sesuai dengan rencana pembelian kembali saham yang sebelumnya telah disampaikan Perseroan kepada Bursa Efek Indonesia melalui surat No. 90/ACM/CS/X/2025.
Buyback tersebut mengacu pada surat Otoritas Jasa Keuangan No. S-102/D.04/2025 tertanggal 17 September 2025 mengenai kebijakan pelaksanaan pembelian kembali saham dalam kondisi pasar yang berfluktuasi signifikan, serta sesuai dengan ketentuan POJK No. 13/POJK.04/2023.
Dari sisi pergerakan saham, ARNA masih mencatatkan tekanan dalam jangka menengah. Dalam enam bulan terakhir, harga saham ARNA turun 55 poin atau sekitar 9,32 persen. Namun demikian, dalam satu bulan terakhir, pergerakan saham mulai menunjukkan perbaikan dengan kenaikan sekitar 1,9 persen ke level Rp535 per saham.
Berdasarkan laporan bulanan registrasi efek, Perseroan melaporkan menggenggam 311.454.100 saham treasury yang setara 4,24 persen dari total modal disetor perseroan per 31 Desember 2025.
Sementara, kepemilikan terbesar saham Perseroan dikuasai oleh Tandean Rustandy yang juga bertindak selaku pengendali ARNA yaitu sebanyak 2,74 miliar saham atau setara 37,32 persen kepemilikan.
Pemegang saham di atas lima persen lainnya adalah PT Suprakreasi sebesar 14,79 persen, BBH Luxembourg sebesar 5,48 persen, dan kepemilikan masyarakat atau ritel sebanyak 38,11 persen.
Total jumlah pemegang saham ARNA hingga akhir Desember 2025 tercatat sebanyak 7.275 pihak.
Related News
Laba Bersih CBDK Semester I 2026 Lompati Full Year 2025
Penjualan Emiten Anthoni Salim Naik, Laba Bersihnya Turun Jadi Rp4,72T
MTEL Catat Pendapatan Rp4,69 Triliun, Transformasi Searah Danantara
Danamon (BDMN) Bukukan Laba Bersih Rp2,4 Triliun, Tumbuh 33 Persen
Partisipasi Minim, Iforte Perpanjang Masa VTO IBST hingga 3 September
Direktur Wira Global Solusi (WGSH) Ini Undur Diri, Efektif 31 Juli





