EmitenNews.com - PT Jaya Real Property Tbk (JRPT) melaporkan realisasi pembelian kembali saham (buyback) yang telah berjalan sejak 9 April hingga 31 Desember 2025. Sepanjang periode tersebut, emiten properti ini telah memborong 68,81 juta saham dari pasar.

Wakil Direktur Utama JRPT Yohannes Henky Wijaya dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, 12 Januari 2026, menyampaikan bahwa aksi buyback dilakukan di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi.

Tercatat, Perseroan mengeksekusi 170 kali transaksi pembelian dengan rentang tanggal transaksi mulai 10 April hingga 24 Desember 2025.

Secara rinci, pada periode 9 April–8 Juli 2025, JRPT membeli 23,33 juta saham dengan harga rata-rata Rp708 per saham, setara 16,53 persen dari target buyback.

Selanjutnya, pada 11 Juli–9 Oktober 2025, Perseroan kembali menyerap 26,89 juta saham atau 35,31 persen dari target, dengan harga rata-rata Rp776 per saham.

Terakhir, pada periode 14 Oktober–31 Desember 2025, JRPT membeli 18,59 juta saham pada harga rata-rata Rp936 per saham, mencerminkan kenaikan harga seiring penguatan saham di pasar.

Total dana yang telah digelontorkan untuk buyback sepanjang April–Desember 2025 mencapai Rp54,79 miliar. Manajemen JRPT juga masih menyiapkan sisa dana Rp82,61 miliar untuk melanjutkan aksi buyback jika kondisi pasar kembali bergejolak.

Di sisi pergerakan saham, dalam setahun terakhir harga JRPT terkoreksi tipis 3,23 persen. Namun dalam enam bulan terakhir, saham ini justru melonjak 45,83 persen atau naik 330 poin. Pada perdagangan hari ini, saham JRPT terpantau stagnan di level Rp1.050 per saham.