CBDK Kantongi Marketing Sales Rp448 Miliar, 85% Berasal dari Kaveling
:
0
Proyek hunian Manhattan Residences di Pantai Indah Kapuk 2 (Foto: Dok. CBDK)
EmitenNews.com - PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) membukukan marketing sales sebesar Rp448 miliar hingga September 2026, meningkat sekitar 40% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penjualan tersebut masih didominasi kaveling tanah komersial di kawasan CBD PIK2 dengan kontribusi mencapai Rp379 miliar atau sekitar 85% dari total prapenjualan.
Sementara itu, sekitar 15% sisanya berasal dari penjualan produk komersial dan residensial. Capaian tersebut menunjukkan bahwa permintaan terhadap lahan untuk pengembangan usaha masih menjadi penopang utama penjualan CBDK di kawasan PIK2.
Untuk segmen komersial, CBDK mengandalkan produk SOHO The Bund dan Bizpark PIK2. Adapun penjualan residensial ditopang oleh Rumah Milenial dan Permata Hijau Residence.
Perseroan mengaitkan pertumbuhan marketing sales dengan perkembangan aktivitas di kawasan PIK2, termasuk meningkatnya kegiatan di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), pertumbuhan jumlah tenant, serta pengembangan area komersial. Aktivitas tersebut dinilai turut meningkatkan daya tarik kawasan bagi pelaku usaha dan calon pembeli properti.
Hingga September 2026, NICE telah menyelenggarakan 51 acara, termasuk Java Jazz Festival, Hyrox Indonesia 2026, dan Danantara Expo. Selain itu, pengembangan fasilitas pendukung kawasan juga berlanjut melalui pembangunan Hotel Hilton PIK2 setinggi 20 lantai dengan kapasitas 271 kamar. Hotel tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada semester II 2027.
Dari sisi infrastruktur, akses menuju PIK2 turut didukung oleh beroperasinya secara fungsional sebagian ruas Tol KATARAJA Seksi 1. Sementara itu, sejumlah fasilitas komersial di CBD PIK2 juga terus berkembang, termasuk gedung Bank Mandiri yang telah selesai dibangun dan gedung BNI yang telah mulai beroperasi.
Presiden Direktur CBDK Steven Kusumo mengatakan permintaan terhadap kaveling tanah komersial di CBD PIK2 masih cukup kuat. Menurutnya, minat tersebut mencerminkan kepercayaan pelaku usaha terhadap peluang pengembangan bisnis di kawasan tersebut.
Perseroan berkomitmen melanjutkan pengembangan PIK2 sebagai kawasan terpadu dan pusat bisnis. Untuk mendukung rencana tersebut, CBDK memiliki cadangan lahan atau land bank seluas 691 hektare.
Meski demikian, manajemen tetap mencermati sejumlah faktor yang dapat memengaruhi bisnis properti, antara lain kondisi ekonomi global dan domestik, ketegangan geopolitik, pelemahan nilai tukar rupiah, inflasi, serta pergerakan suku bunga.
Sebagai informasi, CBDK merupakan perusahaan pengembang properti yang diakuisisi oleh PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) pada 2022.
Related News
MB Investment Tambah Porsi, Kini Kuasai 26,17% Saham ITSEC Asia (CYBR)
Tambah Porsi, Sang Dirut Beli 73.400 Lembar Saham Transkon Jaya (TRJA)
Transaksi Afiliasi, Bank Kasikorn (BMAS) Raih Pinjaman USD10 Juta
Fadel Muhammad Naik Pangkat, Kini Resmi jadi Komut Surge (WIFI)
Emiten Sawit Sinar Mas Siap Tebar Dividen Rp1,4 Triliun, Cek Jadwalnya
Jual 70 Juta Saham MPIX, Madura Investama Masih Kuasai 53,75 Persen





