CIMB Niaga Finance Catat Pertumbuhan Aset & Pendapatan Melesat 23%
:
0
Manajemenen CIMB Niaga Finance usai menggelar RUPST.
EmitenNews.com - PT CIMB Niaga Auto Finance (CIMB Niaga Finance) atau CNAF menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada tanggal 11 April 2025.
RUPST menyetujui Laporan Tahun Buku 2024 termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris mengenai hasil pengawasan atas kinerja Direksi selama tahun buku 2024.
Dalam RUPST juga memutuskan Laporan Keuangan Perseroan tahun buku 2024, yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan sesuai laporannya tanggal 07 Maret 2025 dengan pendapat “Laporan Keuangan disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material”, posisi keuangan PT CIMB Niaga Auto Finance pada tanggal 31 Desember 2024, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akutansi Keuangan di Indonesia. Laporan keuangan tersebut telah dipublikasikan pada tanggal 10 Maret 2025.
CNAF telah mencatatkan pertumbuhan jumlah Aset di tahun 2024 sebesar Rp10,81 triliun, naik 29,03% dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp8,38 triliun.
Total Aset Kelolaan akhir tahun 2024 juga naik 16,67% dari Rp11,26 triliun menjadi sebesar Rp13,14 triliun.
Laba sebelum pajak Perseroan tahun 2024 juga tumbuh 9,63% dari Rp520,44 miliar menjadi Rp570,54 miliar.
Sedangkan untuk Laba Bersih tumbuh sebesar 7,45% menjadi Rp464,35 miliar sepanjang tahun 2024 dari sebesar Rp432,14 miliar pada tahun 2023.
Presiden Direktur CIMB Niaga Finance, Ristiawan mengatakan hingga akhir tahun 2024, CNAF mencatatkan realisasi kredit mencapai Rp9,96 triliun, meningkat 11,43% dibanding tahun 2023 yaitu sebesar Rp8,94 triliun. Peningkatan tersebut sebagai salah satu penopang melesatnya pendapatan Perseroan sebesar 23,28% dari Rp1,66 triliun menjadi Rp2,04 triliun di tahun 2024.
Lebih lanjut, Ristiawan mengatakan, “Kami mencatatkan kinerja yang positif pada 2024. Kinerja menggembirakan ini mencerminkan konsistensi Perseroan dalam menjaga kinerja bisnis dan fokus kami yang berorientasi pada nasabah. Kami berkomitmen untuk terus menciptakan nilai tambah yang maksimal dengan fokus pada pertumbuhan bisnis yang profitable (profitable growth) dan berkelanjutan. Ke depan, kami akan tetap menyediakan solusi keuangan terbaik yang relevan guna menjawab kebutuhan nasabah yang beragam dan terus berkembang, tentunya dengan mengedepankan proses yang sederhana, mudah dan cepat (Simple, Better & Faster),” ujar Ristiawan dalam RUPST CIMB Niaga Finance di Tangerang Selatan, Jumat (11/4/2025).
Di samping itu, pada RUPST ini, para pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp232,17 miliar atau 50% dari laba bersih CIMB Niaga Finance tahun buku 2024. Adapun sisa laba bersih setelah dikurangi pembayaran dividen tunai, ditetapkan sebagai Laba Ditahan.
Related News
Kunjungan Wisman Melonjak, Tetapi Kok Industri Hotel Mengeluh?
Yield Obligasi 10 Tahun AS dan Australia Bertahan di Bawah 5 Persen
Harga Emas Antam Naik Lagi Rp17.000 per Gram
Saham-Saham di AS Ditutup Menguat Karena Harapan Konflik Mereda
Tekanan Hantui Nilai Tukar Rupiah, Potensi Melemah hingga Rp17.420
Harga Emas Dunia Masih Dekati USD4.700 per Ons





