IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

Data BOR Mengkhawatirkan, Fasilitas Kesehatan Terancam Kolaps

13/06/2021, 08:20 WIB

Data BOR Mengkhawatirkan, Fasilitas Kesehatan Terancam Kolaps

EmitenNews.com - Pemerintah perlu mengambil langkah luar biasa untuk meredam angka penularan virus corona penyebab coronavirus disease 2019 (Covid-19). Kasus positif Covid-19 melonjak seusai libur Lebaran 2021, yang berdampak pada meroketnya angka keterisian tempat tidur pasien Corona alias bed occupancy rate (BOR). Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Jakarta dilaporkan penuh sejak Jumat (11/6/2021) malam. Di sejumlah daerah juga BOR meningkat tajam. Faskes terancam kolaps.

 

Dalam keterangannya kepada pers, yang dikutip Minggu (13/6/2021), Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris meminta Presiden Joko Widodo mengambil tindakan luar biasa melihat kondisi demikian. Pemerintah harus meredam angka penularan, dan mengantisipasi agar fasilitas kesehatan (faskes) tidak kolaps karena melampaui batas. Langkah luar biasa tersebut, kata dia, harus dilakukan secara nasional, tidak cukup dengan PPKM mikro yang selama ini dilakukan.

 

Charles mengutip data Kementerian Kesehatan, Jumat lalu, bed occupancy rate di sejumlah fasilitas kesehatan pada empat provinsi sudah melewati batas WHO, yakni 60 persen; Jawa Tengah sampai mencapai 65 persen, DKI Jakarta (63 persen), Jawa Barat (62 persen). Di luar Jawa, ternyata Kalimantan Barat hampir sama, 61 persen.

 

Angka keterisian tempat tidur pasien Covid-19, pada empat provinsi tersebut sudah sangat mengkhawatirkan. Celakanya lagi, Charles mendapatkan sejumlah laporan adanya pasien yang pingsan saat mengantre untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. “Ada pula yang meninggal dunia saat baru masuk UGD. Ini adalah prakondisi faskes yang terancam kolaps." 


Author: N A