Defisit Kena Sorot BEI, Begini Penjelasan Bank Banten (BEKS)
:
0
Bank Banten (BEKS). FOTO-DOK Bank Banten
EmitenNews.com - Bank Banten (BEKS) tengah dicecar Bursa Efek Indonesia atau BEI untuk berbagai hal. Terutama atas beberapa pos yang tercatat di laporan keuangannya per 30 September 2025.
Salah satu yang menarik perhatian dari pertanyaan BEI adalah soal defisit. Di sini, Bank Banten tercatat punya defisit Rp2,82 triliun.
BEI pun mempertanyakan bagaimana kondisi tersebut bisa terjadi hingga langkah apa yang disiapkan Bank Banten untuk mengatasi defisit tersebut.
Melalui surat tertanda Corporate Secretary Bank Banten Ferdy Ardian dan Kepala Divisi Perencanaan Akuntansi dan Keuangan Bank Banten Purbaji Basuki, Senin (12/1), Bank Banten menjelaskan, defisit yang dimaksud terjadi karena kerugian operasional yang terakumulasi pada tahun-tahun sebelumnya. Termasuk di sini adalah akibat penyisihan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) yang signifikan.
Atas kondisi itu, Bank Banten pun telah menyiapkan peningkatan efisiensi operasional. Kemudian, fokus pada segmen yang profitable, hingga mempertimbangkan opsi penambahan modal melalui rights issue atau strategic investor.
Selain itu, Bank Banten telah melakukan penilaian going concern dan menyimpulkan bahwa rencana perbaikan dan dukungan pemegang saham, perseroan dapat melanjutkan operasi.
Terlepas dari itu, Bank Banten sebelumnya sudah masuk dalam kelompok usaha bank (KUB) Bank Jatim. Di sini, Bank Jatim menjadi Pemegang Saham Pengendali II dari Bank Banten. (*)
Related News
Emiten Laptop Jadwal Dividen 76 Persen Laba, Cum Date 28 Oktober
Laba Q3 AXIO Melesat 83 Persen, Investor Dapat Jatah Dividen Interim
HSBC Holdings Gulung Ratusan Juta Helai, Saham APEX Drop 41 Persen
Kaji Buyback, Saham BBTN Tinggalkan Zona Merah
Grup Sinarmas Gelontor Dividen Jumbo, Yield Tembus 16 Persen
PT Timah (TINS) Raih Fasilitas Kredit Jumbo Bank Mandiri Rp4 Triliun





