Depresiasi Rupiah Pojokkan IHSG
:
0
Suasana main hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street kemarin ditutup menguat. Lonjakan itu, ditopang penguatan saham teknologi. Alhasil, mengantarkan S&P 500, dan Nasdaq ke level tertinggi sepanjang sejarah. Selain itu, juga didorong laporan juru runding Amerika Serikat (AS), dan Iran menyetujui melakukan perpanjangan gencatan senjata.
Berdasar laporan Axios, juru runding AS dan Iran setuju untuk memperpanjang gencatan senjata selama enam puluh hari alias dua bulan ke depan. Selanjutnya, kedua pihak akan melakukan perundingan lebih jauh mengenai program nuklir Iran.
Meski demikian, Presiden AS Donald Trump belum memberi persetujuan resmi terhadap kesepakatan tersebut. Setelah laporan tersebut harga minyak mentah jenis WTI turun dari level tertinggi harian, dan hanya menguat 0,3 persen menjadi USD88,90 per barel, dan untuk Brent susut 0,6 persen menjadi USD93,71 per barel.
Penguatan indeks bursa Wall Street seiring harapan perpanjangan gencatan senjata antara AS dan Iran, penundaan pemberlakukan secara penuh peran DSI, dan lonjakan sejumlah harga komoditas diprediksi menjadi sentimen positif pasar. Depresiasi rupiah, aksi jual investor asing, dan rebalancing indeks MSCI berpeluang menjadi katalis negatif indeks harga saham gabungan (IHSG).
Dengan demikian, IHSG diprediksi bergerak bervariasi cenderung melemah. Sepanjang perdagangan hari ini, Jumat, 29 Mei 2026, IHSG akan menyusuri kisaran support 6.065-6.000, dan resistance 6.195-6.260. Berdasar data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menyarankan sejumlah saham berikut.
Yaitu, Charoen Pokphand (CPIN), Perusahaan Gas Negara alias PGN (PGAS), Telekomunikasi Indonesia alias Telkom (TLKM), Wismilak Inti Makmur (WIIM), Merdeka Gold Resources (EMAS), dan Indocement Tunggal Prakarsa (INTP). (*)
Related News
OJK Resmi Larang Gerbang Aset Digital (Fasset) Jual Aset Kripto!
Resmi Degradasi, AMRT Huni Dasar Klasemen Top Losers
Duh! IHSG Ditutup Melemah, Rupiah pun Kian Tertekan
Comeback! Emiten Prajogo Kuasai Panggung Top Gainers Pekan ini
IHSG Sepekan Turun Tipis, Asing Kabur Rp53,97 Triliun
Akhiri Mei, IHSG Malah Gagal Melesat, Saham Buangan MSCI Dominan Hijau





