IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

Dibayangi Aksi Jual, IHSG Diprediksi Bergerak Mixed Melemah

17/05/2021, 08:37 WIB

Dibayangi Aksi Jual, IHSG Diprediksi Bergerak Mixed Melemah

EmitenNews.com -  Sebelum hari raya Idul Fitri, IHSG bergerak melemah (sempat minus 65 poin) dan ditutup minus 37 poin atau 0,63%  pada 5938, di pimpin oleh saham semua sektor terutama bahan baku dasar, manufaktur, barang konsumsi, perawatan kesehatan, properti, teknologi kecuali energi  di tengah - tengah pelemahan  indek bursa global, kekhawatiran percepatan inflasi di AS dan aksi mark the close up. 


“Hari ini secara teknikal kami perkirakan IHSG bergerak mixed pada kisaran 5884 - 6031 dengan pertimbangan : minim sinyal, ST Mov Avg (Consol / Bearish), ACR :  tekanan jual masih mengalahkan tekanan beli, aksi mark the close up (pk.14:50 minus 53 poin)  dan Pelemahan indek kemarin  diikuti dengan penurunan volume,” Ungkap Indra Tedja Kusuma Analis Sucor Sekuritas, Senin (17/5/2021).


Dari sisi global, kemarin indek bursa Eropa STOXX 600 ditutup menguat 1,1%, dipimpin oleh saham sektor migas, penjualan eceran setelah FED berkata bahwa tidak ada kebijakan dalam waktu dekat yang memperketat moneter dan saat kekhawatiran ancaman inflasi mereda.


Adapun pada kemarin indek bursa Wall Street ditutup menguat hingga lebih dari 2%, dipimpin oleh saham sektor teknologi, energi di tengah – tengah meredanya kekhawatiran percepatan inflasi, penurunan yield UST 10 tahun, angka penjualan eceran secara mengejutkan stagnan dan rebound harga minyak mentah..


Pelaku pasar diperkirakan akan mencerna sentimen-sentimen regional dan dalam negeri selama libur lebaran kemarin. Sentimen regional yang menjadi perhatian pelaku pasar diantaranya adalah data inflasi Amerika dan perkembangan pandemic Covid-19 global. Sedangkan dari dalam negeri diantaranya adalah konsumsi masyarakat selama lebaran, dan juga perkembangan pandemic covid-19 di dalam negeri pasca Lebaran.


Jika kita melihat peristiwa padatnya orang berbelanja di Pasar tanah Abang dan di pasar-pasar grosir lain pada saat menjelang lebaran, serta padatnya tempat wisata pada saat libur lebaran, dapat diasumsikan adanya peningkatan aktivitas ekonomi. Hal ini terlihat dari peredaran uang kartal pada lebaran tahun ini yang mencapai Rp 145,5 triliun, atau naik 41.5% dibandingkan dengan lebaran tahun 2020 yang sebesar Rp 109.2 triliun.  Namun, investor juga mewaspadai resiko lonjakan kasus Covid-19 Pasca Lebaran akibat kerumunan. Resiko ini harus cepat diantisipasi dengan pengetesan dan pelacakan.


Sehingga melihat potensi dan sentimen yang terjadi, Indra memnyampaikan berikut adalah Stock idea 17 MEI 2021. Seperti  ADRO, INDY, IMAS, MNCN, DOID dan RALS.


Author: O H