Didorong Banyak Sentimen Positif, Saham Repower (REAL) Sentuh ARA
:
0
Ilustrasi PT Repower Asia Indonesia Tbk. (REAL). Dok. Repowerasiaindonesia.id.
EmitenNews.com - Saham PT Repower Asia Indonesia Tbk. (REAL) melonjak 34.85% ke level 89 pada akhir sesi perdagangan, Senin (15/9/2025). Kenaikan harga saham REAL itu masuk dalam jajaran top gainer hari ini.
Kenaikan harga saham REAL terjadi di tengah sentimen penurunan tingkat suku bunga The Fed yang diprediksi akan dilakukan bulan ini. Penurunan tingkat suku bunga The Fed akan memberikan sentimen positif pada saham sektor properti, salah satunya REAL.
Research Analyst Kiwoom Sekuritas, Abdul Azis menjelaskan momentum penguatan saham REAL terjadi didukung adanya trend penurunan tingkat suku bunga global. Dengan biaya pinjaman yang lebih rendah, sektor properti diperkirakan akan kembali bergairah, terutama pada segmen perumahan menengah.
Hal ini dapat menjadi katalis positif bagi kinerja fundamental REAL yang tengah fokus pada pengembangan proyek hunian di kawasan strategis. Selain itu, kabar mengenai potensi masuknya investor asing membuat pelaku pasar memborong saham REAL dalam beberapa hari terakhir.
Peningkatan minat terhadap saham-saham properti menandakan adanya kepercayaan terhadap pemulihan ekonomi Indonesia. Jika tren Pemulihan terus berlanjut, maka bukan tidak mungkin REAL akan menjadi salah satu emiten properti dengan performa saham terbaik di tahun ini.
Secara teknikal, Harga saham REAL telah menyentuh level tertingginya sejak Januari 2022 dan menunjukkan trend strong bullish. REAL telah breakout dari resistencenya di level 85 dengan volume yang besar. Target harga selanjutnya berpotensi berada di level 137-150. ***
Related News
ADMG Berbalik Cetak Laba USD5,66 Juta pada Semester I 2026
Penjualan HM Sampoerna Semester I Rp56,5T, Gandakan Perolehan Laba
Pengelola Mayapada Hospital (SRAJ) Makin Tekor meski Pendapatan Naik
Laba IMPC Melenting 51 Persen Jadi Rp447 Miliar di Semester I 2026
Korea Development Bank Genggam 92,5 Persen Saham TIFA, Apa Sebabnya?
SMMA Diperdagangkan Lagi Usai Bayar Denda Rp150 Juta Telat Lapkeu





