Diinterogasi BEI Soal Merger Pelindo, IPCC: Tidak Ada Penggabungan Usaha dengan IPCM
:
0
EmitenNews.com - Perusahaan anak usaha BUMN sektor jasa layanan kepelabuhanan yang sedang santer dibicarakan, PT Indonesia Kendaraan Terminal (IPCC) memberikan penjelasan mengenai sejumlah pertanyaa Bursa Efek Indonesia (BEI) bertalian dengan merger PT Pelindo I-IV.
Sebelumnya Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Arif Suhartono mengatakan, proses integrasi antara Pelindo di bawah arahan Kementerian BUMN nanti dapat membentuk suatu ekosistem logistik, dan ada standarisasi sama untuk mewujudkan BUMN Pelabuhan World Class. Di sisi lain, Arif menjelaskan posisi IPCC pascaintegrasi Pelindo akan diinbreng atau digabung dengan klaster nonPeti Kemas. Antara IPCC dan IPCM tidak akan digabungkan karena memiliki bisnis atau kegiatan usaha berbeda.
"Itu disampaikan Arif Suhartono sejalan dengan yang telah kami sampaikan dalam Public Expose Tahunan 2021 diadakan pada 23 Agustus 2021, tulis Sofyan Gumelar, Corporate Secretary IPCC, dalam keterbukaan BEI, Jumat (10/9).
Mengenai integrasi antarPelindo, sebelumnya pemerintah mengumumkan rancangan penggabungan BUMN Pelabuhan. Empat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang Pelabuhan, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I, II, III, dan IV akan berintegrasi menjadi satu Pelindo. Penggabungan itu, untuk mewujudkan industri kepelabuhanan nasional lebih kuat. Meningkatkan konektivitas maritim seluruh Indonesia. Mendongkrak kinerja, dan daya saing BUMN bidang kepelabuhanan. Nanti diharap kegiatan logistik di pelabuhan bisa berjalan lebih efektif karena sudah terkoneksi dari Sabang hingga Merauke dan efisien dari sisi logistic cost.
Berdasarkan kajian yang telah dilakukan atas opsi restrukturisasi BUMN Pelabuhan, penggabungan adalah opsi yang paling sesuai karena dapat memaksimalkan sinergi dan penciptaan nilai tambah. Dalam rancangan penggabungan, Pelindo II akan menjadi Perusahaan Penerima Penggabungan dan Pelindo I, Pelindo III dan Pelindo IV akan bubar demi hukum tanpa proses likuidasi. Jadi, dari aksi korporasi ini kita bisa lihat bahwa dilakukan penggabungan ialah Induk Usaha, yaitu Pelindo 1, 2, 3, dan 4 (Persero) yang nantinya keempat perusahaan tersebut akan membentuk entitas baru berupa Holding Pelabuhan.
Related News
TSPC Bagi Dividen Final Rp225 Miliar, Cum Date 15 Juni 2026
Dividen Rp20M, Emiten ini Kebut Ekspansi dengan Capex Rp350M
Andalkan Jaringan O2O BRI, Porsi Kredit Digital Bank Raya Tembus 45,6%
JSPT Naikkan Dividen 25 Persen, Pemegang Saham Kebagian Rp57,9M
IHSG Meroket 7,57 Persen, GOTO Justru Nyaman Tiarap di Level Gocap
Public Expose Live 2026: Bank Raya (AGRO) Terus Perkuat Bisnis Digital





