Dikendalikan Blibli.com, Supra Boga Lestari (RANC) Malah Rugi Rp51 Miliar di Semester I
:
0
EmitenNews.com—Emiten perdagangan ritel barang primer milik Group Djarum di bawah payung PT Global Digital Niaga atau lebih familiar dengan nama Blibli.com yaitu PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC) sebagai pengelola Ranch Market dan Farmers Market harus rela menelan pil pahit di sepanjang 6 bulan pertama tahun 2022.
Merujuk data laporan keuangan RANC yang dikutip pada laman BEI, Kamis (15/9/2022), perseroan merugi Rp51,04 miliar hingga 30 Juni 2022. Hal ini berbanding terbalik dari capaian periode sama tahun 2021 dimana masih membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp18,53 miliar.
Pada paruh pertama tahun ini, RANC membukukan pendapatan senilai Rp1,49 triliun atau naik tipis dari periode sama tahun sebelumnya yang tercatat Rp1,48 triliun.
Namun, perseroan harus menanggung beban pokok pendapatan yang membengkak jadi Rp1,16 triliun jauh jika dibandingkan enam bulan pertama 2021 yang tercatat rp1,13 triliun.
Sehingga pada pos laba bruto RANC sudah terlihat mengalami penyusutan signifikan sisa Rp327,65 miliar dari sebelumnya Rp351,26 miliar.
Adapun kondisi itu diperburuk dengan torehan beban penjualan yang bengkak jadi Rp249,49 miliar dari Rp208,20 miliar. Beban umum dan administrasi senilai Rp127,18 miliar turun dari sebelumnya Rp128,20 miliar. lalu ada beban keuangan yang naik jadi Rp18,97 miliar dari sebelumnya Rp11,70 miliar.
Berkat catatan beban itu, RANC sudah menanggung rugi sebelum pajak penghasilan senilai Rp51,28 miliar, posisi ini sangat jauh berbalik dari tahun sebelumnya dimana pos ini membukukan laba Rp20,61 miliar.
Oleh karenanya per 30 Juni 2022 Supra Boga Lestari (RANC) menanggung rugi per saham dasar senilai Rp33 memburuk dari sebelumnya laba [er saham dasar tercatat Rp2.
Adapun pada posisi aset perseroan juga mengalami penyusutan menjadi Rp1,38 triliun dari periode 31 Desember 2021 yang terkumpul Rp1,51 triliun. Hal itu disebabkan oleh liabilitas yang menyusut jadi Rp928,37 miliar dari Rp1,00 trliliun dan ekuitas menyusut jadi Rp456,81 miliar dari Rp507,06 miliar.
Adapun posisi keuangan emiten yang sangat perlu diperhatikan adalah kas dan setara kas yang diperoleh dari aktivitas operasi menyusut jadi Rp10,68 miliar dari sebelumnya Rp12,69 miliar.
Related News
Pendapatan Melonjak, Laba Bersih WIFI Meroket di Kuartal I-2026
Folago Global Nusantara (IRSX) Berhasil Cetak Laba Bersih di 1Q 2026
Pasok Modal Kerja Arutmin, BUMI Terbitkan Obligasi Rp1,8 Triliun
Pendapatan BUMI Tembus USD417 Juta Q1-2026, Laba Lompat 35,16 Persen!
Penjualan Lesu, Laba Emiten Low Tuck Kwong (BYAN) Drop Dobel Digit
Rampungkan Proyek Jumbo, Emiten Semen BUMN Ini Siap Serbu Pasar Ekspor





